Alumni Corner
Wawancara Eksklusif Rorita Lim, ASEAN Control and Compliance Manager P&G
Mengamalkan Integritas dalam Kehidupan
EB News berkesempatan mewawancarai Rorita Lim, Alumnus FEB UGM angkatan 1996 yang berhasil meniti karir di perusahaan multinasional Procter and Gamble (P&G). Rorita berhasil ditemui setelah memberikan materi tentang “Fraud in a Company” kepada mahasiswa di Gedung University Club (UC) UGM pada tanggal 2 Februari 2012. Berikut adalah petikan hasil wawancara EB News dengan Rorita Lim.
EB News: Bagaimana awalnya Anda bisa bekerja di P&G?
Rorita: Sebenarnya saya sudah bekerja selama dua tahun di perusahaan lain ketika dipanggil P&G. Awalnya kaget hingga teringat dulu waktu kuliah pernah mengikuti campus recruitment P&G. Akhirnya, saya putuskan untuk hijrah dengan pertimbangan P&G adalah perusahaan multinasional besar, memiliki exposure internasional, dan juga memberikan pengalaman kerja yang lebih menantang.
EB News: Bagaimana Anda beradaptasi di lingkungan kerja yang baru?
Rorita: Tahun pertama begitu berat. Menghadapi lingkungan baru dengan rekan kerja berasal dari berbagai negara, komunikasi menjadi masalah utama. Kita tidak terbiasa untuk seterus terang mereka. Kadang kita merasa minder dan tidak berani mengungkapkan pendapat yang berbeda. Namun, seiring berjalannya waktu hal itu dapat teratasi. Saya percaya bahwa segala sesuatu dapat dipelajari. English is just a vehicle. Pada akhirnya, analytical skill, cara berpikir, dan cara berkomunikasi efektif lah yang lebih mempengaruhi.
EB News: Bagaimana dinamika karir Anda di P&G?
Rorita: Saya mengawali karir sebagai analis selama dua tahun, forecaster selama 2 tahun, dan juga sempat cuti melahirkan. Saat ini saya menduduki posisi sebagai ASEAN Control and Compliance Manager. Pekerjaan ini memiliki tingkat stres yang cukup tinggi, terlebih harus memenuhi target yang banyak dan membawahi beberapa negara di ASEAN.
EB News: Bagaimana kehidupan Anda ketika kuliah di FEB UGM?
Rorita: Saya berasal dari Pontianak, Kalimantan Barat. Bisa bersekolah di jurusan Manajemen FEB UGM merupakan anugerah. Pada waktu kuliah saya sering menjadi perwakilan UGM mengikuti lomba debat dan karya tulis. Selain itu, saya juga mengambil kuliah di universitas lain untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris.
EB News: Ceritakan bagaimana kehidupan pribadi Anda?
Rorita: Saya adalah ibu dari dua putra yang masing-masing berumur 5 dan 8 tahun. Sebagai ibu sekaligus wanita karir, saya harus pandai membagi waktu. Saya bersyukur P&G memiliki program worklife balance bagi karyawan. Saya memiliki empat hari kerja di kantor dan 1 hari kerja di rumah, jam kerja pun cukup fleksibel. Namun, hal ini tetap saya imbangi dengan tanggung jawab dan integritas yang tinggi sebagai seorang karyawan.
EB News: Nilai-nilai apa yang paling Anda junjung dalam kehidupan?
Rorita: Integritas adalah nilai yang mengilhami setiap langkah. Saya selalu berusaha on the right track, tidak mau keluar jalur hingga melanggar etika. Bahkan dalam kehidupan sehari-hari juga saya amalkan. Contoh sederhana, sebisa mungkin saya berusaha tidak membeli barang bajakan, walaupun bukan berarti tidak sama sekali.
EB News: Apa pesan-pesan Anda kepada mahasiswa FEB UGM?
Rorita: Untuk teman-teman UGM, pesan saya harus lebih percaya diri dan jangan terlampau low profile. Dalam dunia kerja yang semakin ketat, kita harus terlihat kompetitif. Jangan mudah berpuas diri, satu waktu kita juga perlu melakukan benchmarking dengan mahasiswa universitas lain untuk mengetahui sejauh mana perkembangan di luar sana. [rahmad]









