Sebagai gong dari rangkaian dies natalis ke-56 pada September lalu, FEB UGM menggelar kuliah umum dan dialog pada Senin (17/10). Kuliah bertemakan "Penanggulangan Kemiskinan di Indonesia" ini menghadirkan Sudarno Sumarto (Peneliti Senior lembaga Penelitian SMER), Vivi Alatas (Senior Economist World Bank Jakarta), dan Wakil Presiden Republik Indonesia; Boediono.

Acara yang diselenggarakan di Auditorium MM FEB UGM ini dimulai pukul 08:45 WIB dengan materi kuliah dari Sudarno Sumarto yang menjabarkan tentang situasi kemiskinan di Indonesia. Dalam kuliahnya, dideskripsikan berbagai pengertian mengenai kemiskinan dan cara-cara mengukurnya. Pada umumnya, dari hasil penelitian SMER, ditemukan bahwa tingkat kemiskinan di Indonesia sejak tahun 1996 hingga 2011, cenderung menurun.

Kuliah dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Vivi Alatas, mengenai langkah-langkah mempercepat pengentasan kemiskinan. Pada sesi ini, Vivi menembak kemiskinan dari segi pendidikan. Untuk mengentaskan kemiskinan, diperlukan upaya-upaya perbaikan aspek pendidikan agar masyarakat dapat mengenyam pendidikan yang lebih tinggi dan pada akhirnya dapat membantu dirinya sendiri terbebaskan dari jerat kemiskinan.

Kemudian moderator sesi pertama ini, Elan Satriawan, mempersilakan peserta kuliah untuk bertanya pada kedua pembicara. Selang lima belas menit kemudian, panitia memberikan waktu rehat bagi peserta. Sembari menunggu, peserta disuguhi sajian musik dari Economic Session Band (ESB).

Pukul 11:45 WIB, Wakil Presiden Republik Indonesia, Boediono, memasuki ruangan. Diawali oleh sambutan Dekan FEB UGM, Prof. Marwan Asri, MBA, Ph.D, sesi kedua kuliah umum dimulai. Lalu, sebelum dialog dimulai, terlebih dahulu Boediono menyampaikan materinya yang berjudul "Visi dan Kebijakan Penanggulangan Kemiskinan". Dalam kuliah ini, Boediono menyampaikan adanya program pengentasan kemiskinan yang dicanangkan pemerintah yang berbasis empat klaster.

Acara dilanjutkan dengan dialog antara peserta kuliah dengan para pembicara di kuliah ini. Selama setengah jam penuh, terjadi diskusi yang hangat dan menarik seputar dunia perekonomian dan kemiskinan. Baru pada pukul 13:00 WIB, acara kuliah umum dan dialog ini ditutup, dan secara resmi mengakhiri rangkaian dies natalis FEB UGM ke-56.

 

Sumber: Prima