Tanggal 2 April menjadi hari bersejarah bagi anggota jejaring Program Pascasarjana Bisnis dan Ekonomika di negara-negara ASEAN dan Cina, pasalnya Selasa (2/4/13) diluncurkan ASEAN + China Business and Economics Network di Yogyakarta, Indonesia. Peluncuran ini bertepatan dengan diselenggarakannya pertemuan tahunan ASEAN Graduate Business and Economics Program (AGBEP) ke-13 dengan tuan rumah Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada pada tanggal 2-3 April 2013.

Pembentukan jejaring baru ini diajukan oleh ASEAN Foundation (AF) dan pemerintah Cina.dengan menggandeng UGM (sebagai salah satu anggota ASEAN University Network-red). Jejaring ini dibentuk sebagai upaya untuk mengantisipasi secara proaktif dan interaktif pergeseran komunitas global dan regional dari Amerika ke Asia. Ini memberikan pengaruh positif bagi terwujudnya ASEAN Community 2020. ASEAN Community 2020 terdiri dari 3 pilar, yaitu ASEAN Economic Community (AEC), ASEAN Security Community (ASC), ASEAN Socio-Cultural Community (ASCC). Tahun 2015 ditargetkan untuk dapat terwujud pilar pertama, yakni AEC. AEC akan  membentuk kawasan ASEAN menjadi kawasan bebas aliran barang, jasa, investasi, tenaga ahli dan modal. Jejaring kerjasama baru ini diharapkan juga dapat mempersiapkan negara-negara anggota dalam menghadapi tantangan dan kesempatan baru AEC 2015.

Acara peluncuran yang bertempat di Ndalem Notorahardjan Yogyakarta ini dihadiri oleh Dr. Makarim Wibisono (AF Executive Director), I Gede Ngurah Swajaya (Indonesian Permanent Representative to ASEAN), Prof. Nantana Gajaseni (AUN Executive Director), Dr. Brian C. Gozun (AGBEP Chairperson), Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc. (Rektor UGM) beserta jajaran Wakil Rektor, Prof. Wihana Kirana Jaya, M.Soc.Sc, Ph.D (Dekan FEB) beserta segenap Wakil Dekan dan Ketua Program Studi di lingkungan FEB, perwakilan anggota AGBEP, penyaji makalah, pengamat dan tamu undangan.

Dengan diluncurkannya jejaring baru ini diharapkan dapat direalisasikan kegiatan terkait dengan mobilitas staf, mahasiswa, kerjasama riset akademik, kompilasi kasus bisnis ASEAN melalui kontribusi nyata "Triple Hellix": Academician, Business (Industry), Government (ABG) yang dimotori oleh anggota AGBEP + leading Chinese Business and Economics School.

Sebagai acara lanjutan, pertemuan tahunan AGBEP dibuka secara resmi di Auditorium Djarum Foundation FEB UGM tanggal 3 April 2013. Pertemuan ini beragendakan Doctoral Colloquium, Sharing Session: Business Cases Compilation, IFRS, AEC & Property Economic and Valuation. Pada kesempatan ini pula dilakukan serah terima sekretatiat AGBEP dari De LaSalle, Filipina kepada FEB UGM.

Sumber: Nia/FEB