Kehebatan perindustrian negara Korea Selatan saat ini sudah tidak diragukan lagi. Gelombang industri Korea Selatan baik dari industri manufaktur, fashion hingga musik dan hiburan lainnya telah mampu memikat hati konsumen di pasar global. Beberapa merek terkenal yang menduduki posisi top brand di dunia mulai diisi oleh merek-merek asal negeri gingseng tersebut. Sebut saja Samsung, Hyundai, atau KIA mobil yang penjualannya semakin meningkat sepanjang tahunnya. Industri hiburan juga mulai menyebarkan demam K-Pop dan drama-drama korea pada anak muda di dunia.

Gambaran mengenai kemajuan perkembangan perekonomian Korea Selatan inilah yang disampaikan oleh Prof. Lee Kang Yong dalam kunjungan ke FEB UGM (17/5) lalu. Lee Kang Yong merupakan anggota Korean International Cooperation Agency (KOICA) sebuah lembaga di Korea Selatan yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kompetensi sumber daya manusia di dunia khususnya di negara berkembang. Dalam kuliah umumnya, Lee Kang Yong menjabarkan mengenai tahapan periodisasi kebangkita perekonomian Korea Selatan. Diawali masa kepemimpinan Park Chung Hee, mantan presiden Korea Selatan yang mampu meningkatkan kembali kesejahteraan masyarakat dan menghapuskan korupsi besar-besaran di tubuh pemerintahan dalam negeri. Korea Selatan pun melakukan pergeseran ekonomi dari negara agraris menjadi negara industri yang berbasiskan teknologi maju. Saat ini Korea Selatan telah menjadi salah satu negara industri yang maju dan modern di dunia.

Lee Kang Yong menjelaskan bahwa untuk mendapatkan lompatan perekonomian hingga seperti saat ini, Korea Selatan membutuhkan tahapan-tahapan yang cukup panjang dan tidak mudah. "Untuk menjadi negara industri terbaik, setiap target-target yang dibuat oleh negara harus dicapai," ungkap Lee Kang Yong. Terdapat beberapa kondisi yang akan mempermudah sebuah negara untuk meningkatkan potensi industrinya yaitu besarnya semangat wirausaha dalam diri masyarakat dan budaya untuk selalu bekerja keras. Lee Kang Yong juga menambahkan bahwa selain faktor dari dalam sumber daya manusia, pemerintah juga harus mendukung melalui kebijakan ekonomi yang baik seperti aktif mempromosikan ekspor dan melindungi industri dalam negeri yang masih pemula. Dengan terpenuhinya hal-hal tersebut maka akan tercapai suatu industrialisasi dan perkembangan ekonomi yang lebih baik. "Semua harus diawali dengan can do spirit," ujar Lee Kang Yong saat memberikan optimisme kepada mahasiswa.

Sumber: Poppy/FEB