Presentasi bukanlah hal yang mudah. Tanpa pengetahuan dan latihan yang cukup, seorang presenter tidak dapat mencapai tujuannya dengan baik. Dalam presentasi harus dipahami bahwa presenter bukan narator. Presenter adalah kapten dalam kegiatan tersebut sehingga, amat tidak tepat jika presenter hanya membaca tayangan yang terdapat pada layar.

"Terdapat lima kesalahan utama yang sering terjadi dalam suatu presentasi yaitu, poin yang disampaikan tidak jelas, tidak ada manfaatnya bagi pendengar, tidak ada aliran pembicaraan yang jelas, terlalu detail, dan terlalu panjang", kata Adriani Surono dalam acara temu alumni angkatan 88 dengan tema "Kemampuan Presentasi" (Sabtu,26/04) yang juga dihadiri oleh angkatan 88 lainnya yaitu, Amelin Herani Herawan, Eddiwan Danusaputro, dan Syafrudin M. Adam.

Dalam kesempatan tersebut, Adriani Surono juga menyampaikan bahwa energi sangat penting dalam presentasi karena presentasi merupakan proses penyaluran energi. Untuk dapat menyalurkan energi tersebut dengan baik, terdapat lima hal penting yang harus dilakukan yaitu, mengaplikasikan prinsip-prinsip dasar dalam presentasi, menyajikan materi presentasi dengan penuh penjiwaan dan cara yang logis dan jelas, mempertajam kemampuan menyampaikan dan mengembangkan style yang lebih dinamis, mengubah forum tanya-jawab menjadi dialog yang produktif dan menyenangkan, dan memilih visual yang efektif.

Dalam acara ini, para peserta diberi kesempatan untuk melakukan praktik presentasi. Rencananya kegiatan yang dipelopori oleh angkatan 88 ini akan diadakan setiap tiga bulan sekali.

Sumber: Arlina/FEB