Sosok anak muda khususnya mahasiswa sering dianggap sebelah mata oleh banyak kalangan masyarakat karena sikap antitesis yang sering tercermin di televisi, dari kasus tawuran hingga perbuatan kriminal lainnya. Padahal, harapan ideal masyarakat adalah mahasiswa yang menjadi agent of change bagi Bangsa Indonesia. Seakan tidak ada harapan yang tersemat dalam sosok anak muda. Rida Nurafiati (21) telah terbukti mampu mematahkan anggapan tersebut.

Mahasiswi asal Surakarta, Jawa Tengah, yang menimba ilmu di jurusan Akuntansi angkatan 2011, FEB UGM tersebut baru saja berkesempatan untuk bertatap muka langsung dengan Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama. Rida adalah salah satu mahasiswa dari 103 peserta lain yang lolos dalam acara Youth South East Asia Leader Initiative (YSEALI) 2014. Acara yang diselenggarakan oleh U.S. Department State (red : Kementerian Luar Negeri Amerika) berlangsung pada tanggal 25-28 April 2014 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Peserta yang berasal dari 10 negara ASEAN tersebut merupakan mahasiswa yang tidak diragukan lagi kontribusinya terhadap masyarakat. Sebagian besar peserta merupakan anak muda yang memiliki project dalam bidang economics, environtments, education, dan civic engagements. Dan Rida adalah peserta satu-satunya yang berasal dari Indonesia, diantara 10 peserta dari Negara ASEAN, yang memiliki project besar dan layak untuk diundang oleh U.S. Department State dalam acara yang belum lama ini usai tersebut.

Dalam acara tersebut, peserta dibagi-bagi ke dalam bidang-bidang tertentu untuk brainstorming masalah-masalah negara masing-masing sesuai bidangnya. Rida dan timnya akhirnya dapat mencetuskan ide spektakuler, yaitu ASEAN Bamboo Village. Ide ini berawal dari pengamatan fenomena bencana banjir yang sering terjadi di Filipina, Brunei Darussalam, dan Kamboja. Project ini pun disetujui oleh pihak panitia untuk dijalankan dan diberikan hibah sebesar 10.000 USD.

Tak hanya itu, kesempatan langka sekaligus pengalaman luar biasa yang didapatkan Rida dalam acara ini adalah ia dapat bertanya dan bertemu langsung dengan Obama. Hadirnya Obama dalam salah satu rangkaian acara Youth South East Asia Leader Initiative adalah wujud keseriusan Amerika dalam menjalin kerjasama dengan ASEAN yang banyak diramalkan perekonomiannya menempati 7 terbesar di dunia pada tahun 2030. Hal ini terintegrasi dalam platform US Mission for ASEAN.

Tentu, tidak semua peserta berkesempatan untuk bertanya langsung kepada Obama. Akan tetapi, Rida sangat beruntung karena menjadi salah satu dari 7 peserta yang diberi kesempatan untuk bertanya kepada Obama. Pertanyaan yang Rida ajukan adalah “What does happiness mean to you?”. Meski sebelumnya Obama dapat menjawab pertanyaan dengan lancar, tetapi tidak untuk pertanyaan satu ini. Obama menjawab pertanyaan Rida yang intinya beliau menganggap kebahagiaan adalah kehangatan keluarga, rasa percaya diri akan keyakinan yang dianggap benar, dan integritas.

Sumber: Ibe/FEB