Prestasi internasional kembali ditorehkan oleh civitas academica Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM). Dosen Akuntansi FEB UGM, Singgih Wijayana, Ph.D, menerima penghargaan Financial Accounting Best Paper Award dalam forum "SAAA 2015 Biennial Conference" dan "International Association for Accounting Education and Research (IAAER) Paper Development Workshop" yang diselenggarakan oleh the Southern African Accounting Association (SAAA) bekerja sama dengan IAAER di East London, South Africa. Konferensi ini dihadiri oleh lebih dari 300 partisipan dikalangan akademisi, industri, regulator, mahasiswa doktor di Benua Afrika. Singgih menerima penghargaan tersebut setelah mempresentasikan artikel berjudul The Information Content of Cross-Listed Firms’ Financial Information during the Convergence Period yang ditulis bersama koleganya, Fuad Rakhman, Ph.D. tanggal 29 Juni -1 Juli 2015.

Turut hadir dalam konferensi ini "outstanding" professor dari berbagai universitas ternama di bidang akuntansi, diantaranya adalah Katherine Schipper, Mary E. Barth, Elizabeth Gordon, Sidney Gray, Keryn Chalmers, Alfred Wagenhofer, Greg Burton, Kazuo Hiramatsu, Danqing Young, Ling-Tai Lynette Chou, dan Donna Street. Singgih bersama Deloitte IAAER Scholar dari South Africa, Romania, dan Polandia mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan "working paper" dihadapan mereka untuk mendapatkan 'feedback'. Pendampingan juga diberikan oleh mereka untuk bisa menghasilkan working paper tersebut menjadi artikel di top tier journal. Singgih sangat berharap, hal ini akan benar-benar terealisasi dalam waktu dekat. Singgih berpendapat bahwa kesempatan networking merupakan salah satu manfaat terbesar yang diperoleh dari konferensi yang diselenggarkan oleh kerjasama IAAER dan asosiasi akuntansi. Selanjutnya, Singgih mendapatkan kesempatan presentasi artikel dan networking di Taiwan 3-4 Desember 2015, dalam konferensi kerja sama IAAER dengan National Cheng Kung University (NCKU) dan Taiwan Accounting Association (TAA).  Singgih juga telah mendapatkan undangan untuk menjadi visiting scholar di University of Sidney, Australia.

Singgih yang juga anggota Dewan Standar Akunatnsi Keuangan, Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) dan Deloitte IAAER Scholar mengatakan, "Alhamdulillah ... Saya sangat bersyukur atas penghargaan ini dan semoga penghargaan ini bisa mengangkat nama Indonesia, khususnya Departemen Akuntansi FEB UGM." Seirama dengan Singgih, Ketua Departemen Akuntansi FEB UGM, Mahfud Sholihin, Ph.D mengatakan, "Saya bangga karena ada dosen Akuntansi FEB UGM yang bisa mengangkat nama Indonesia".

Sumber: JurAkuntansi/FEB