UGM sebagai salah satu universitas paling terkemuka di Indonesia berkesempatan untuk mengirimkan dua delegasinya untuk berpartisipasi dalam International Leadership Program yang diselenggarakan di Ashridge Business School, Inggris, 21 September hingga 2 Oktober 2015 lalu. Program ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MoU antara Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dengan Rolls-Royce yang berkolaborasi dengan Newton Fund dan British Council.

Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM (FEB), Prof. Wihana Kirana Jaya, M.Soc., Ph.D, mengatakan pada tahap awal Rolls-Royce berkomitmen untuk menjalankan program yang berlangsung selama 10 hari ini dalam kurun waktu tiga tahun di Ashridge Business School, Inggris.

Peserta program ini akan mendapat kesempatan untuk berinteraksi secara langsung dengan pakar leadership dan pendidikan tinggi dari Inggris. Mereka juga mendapatkan pengetahuan serta wawasan baru dari universitas-universitas terkemuka di Inggris (termasuk Oxford University) melalui studi kasus, diskusi, dan kunjungan-kunjungan.

“Contohnya, pakar dari Nottingham University yang telah berkolaborasi dengan Rolls-Royce dalam teknologi manufaktur sejak tahun 1999 ikut ambil bagian dalam program ini,”kata Wihana, Senin (19/10).

Menurut Wihana tahun 2015, UGM mengirimkan Adhika Widyaparaga, Ph.D. (Fakultas Teknik) dan Eddy Junarsin, Ph.D. (Fakultas Ekonomika dan Bisnis) sebagai wakilnya. Diharapkan ke depan semakin banyak pemimpin universitas di Indonesia yang dapat berpartisipasi dalam program ini, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas sesuai dengan visi, misi, serta harapan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Sumber: ugm.ac.id