Staf Pengajar Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM mendapatkan penghargaan Honorable Mention Awards pada ajang konferensi internasional IEEE International Conference on Industrial Engineering and Engineering Management (IEEE IEEM 2015) di Singapura. Dr. Budi Hartono dari Fakultas Teknik dan Dr. Nurul Indarti dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM beserta tim peneliti mendapatkan penghargaan Honorable Mention Awards.

Konferensi internasional IEEE International Conference on Industrial Engineering and Engineering Management berlangsung pada 6-9 Desember 2015 di Suntec Convention Centre, Singapura. Dua staf pengajar UGM mengangkat makalah berjudul "Knowledge Management Maturity and Organizational Performance in Project-based Organizations: Initial Evidence from Indonesia".

"IEEE IEEM adalah salah satu konferensi internasional yang prestisius di bidang Teknik Industri dan Manajemen Rekayasa yang dikelola secara bersama oleh IEEE Singapore Section, IEEE TEMS Singapore Chapter, dan  IEEE TEMS Hong Kong Chapter," ujar Budi Hartono didampingi Nurul Indarti, di Kampus FEB UGM, Rabu (16/12)

Peserta konferensi berasal dari berbagai perguruan tinggi ternama, seperti Georgia Institute of Technology, USA, National University of Singapore (NUS) dan Nanyang Technological University (NTU), Singapore dan City University of Hong Kong. IEEE IEEM kali  ini merupakan penyelenggaraan yang ke-9, dan diikuti 43 negara dari lima benua.

"Panitia penyelenggara menerima kurang lebih 500 makalah, dan sekitar 400 diterima untuk dipresentasikan baik oral ataupun poster," kata Budi.

Budi Hartono mengakui prestasi membanggakan ini dapat diraih karena kolaborasi lintas bidang antara para peneliti. Kolaborasi tersebut dalam wadah GamaPMGro (Gadjah Mada Project Management Research Group) dari FT dan FEB UGM, Prof. Chai Kah-Hin dari Division of Engineering and Technology Management, NUS dan Project Management Institute, Indonesia Chapter.

Dr. Nurul Indarti berharap dari penelitian ini dapat meningkatkan kapabilitas dan daya saing perusahaan konstruksi di Indonesia melalui pendekatan KM (knowledge management), sekaligus belajar dari Singapura, dimana knowledge management-nya sudah lebih baik dibanding Indonesia. Sementara penelitian yang ia lakukan mendapat dana dari program Hibah Kerja sama Luar Negeri dan Publikasi Internasional dari Kementerian Ristek dan Dikti selama tiga tahun.

"Makalah yang kami presentasikan merupakan hasil penelitian di tahun pertama yang ditujukan untuk pengembangan pengukuran dan peningkatan knowledge management (KM) maturity level pada  perusahaan konstruksi di Indonesia. Dua tahun berikutnya, penelitian dilanjutkan dengan melakukan benchmark dan pengukuran serupa pada berbagai perusahaan konstruksi Singapura," papar Nurul.

Prof. Anil K. Varma dari Singapore Polytechnic menyatakan berbagai penghargaan diberikan dalam IEEE IEEM 2015 sebagai apresiasi atas kualitas hasil penelitian dan kontribusinya dalam pengembangan keilmuan bidang Teknik Industri dan Manajemen Rekayasa. Penghargaan-penghargaan tersebut diserahkan langsung Prof. Roger Jiao dari Georgia Institute of Technology sebagai co-organizing chair acara.

"Untuk IEEE IEEM 2016 akan berlangsung di Bali, Indonesia, dan FT UGM menjadi tuan rumah penyelenggara. Kita berharap berbagai reputasi internasional akan lahir kembali di ajang IEEE IEEM nanti," tutur Anil K. Varma.

Sumber: ugm.ac.id