Kabar menggembirakan datang dari Henri Widiyanto, mahasiswa Akuntansi FEB UGM semester empat. Pada tanggal 2 Agustus 2016 lalu, Henri ditetapkan sebagai satu-satunya mahasiswa UGM yang menerima beasiswa bergengsi KPMG ASEAN Scholarship 2016. KPMG ASEAN Scholarship merupakan program beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa di ASEAN. Tahun ini merupakan tahun kedua program tersebut berjalan. Program beasiswa ini terbuka bagi mahasiswa tahun pertama dan kedua. Dengan penawaran kesempatan karir setelah lulus, program ini tentunya sangat diminati.

Ribuan pendaftar disaring sesuai dengan persyaratan yang ditentukan. Pendaftar yang lolos seleksi berkas kemudian mengikuti lima online test berstandard KPMG Singapore. Dari ribuan peserta, 30 pendaftar terbaik diundang ke Jakarta untuk mengikuti assessment lanjutan. Assessment tersebut berupa English Writing Skills, Forum Group Discussion, Business Case and Presentation, serta interview dengan partner KPMG. Lalu akhirnya terpilihlah delapan orang terbaik sebagai KPMG ASEAN Scholars 2016.

Keuntungan yang didapat Henri sebagai penerima beasiswa tersebut di antaranya tunjangan pendidikan kuliah selama tiga tahun, paid internships sebanyak dua kali yaitu di Jakarta Head Quarter dan di salah satu negara ASEAN (Singapura/Malaysia/Thailand), serta kontrak karir dengan KPMG begitu lulus kuliah. Henri juga akan berpartisipasi di acara-acara KPMG, seperti KPMG Annual Gathering yang dihadiri sekitar 800 orang dari KPMG Indonesia, dll.

Sebelumnya, UGM khususnya FEB UGM belum memiliki hubungan khusus dengan KPMG. Dengan terpilihnya Henri sebagai salah satu penerima KPMG ASEAN Scholarship, diharapkan dapat menjadi jembatan penghubung antara FEB UGM dan KPMG, khususnya apabila terdapat acara-acara seperti kunjungan, simulasi audit, atau bahkan rekrutmen. Sehingga harapannya ada lebih banyak mahasiswa UGM yang dapat melanjutkan karir di KPMG.

Sumber: Mahsa/FEBUGM