Tim mahasiswa UGM yang terdiri dari Wahyuningtyas Puspitasari (Fakultas Ekonomika dan Bisnis) dan Irvandias Sanjaya (Fakultas Psikologi) dan berhasil meraih prestasi Best Delegate dalam ajang 2nd Startup Accelerator Class. Kegiatan yang diadakan oleh Indonesia Youth Academy (IYA) 2017 di Kaplan University, Singapura ini berlangsung pada 10-12 Juli 2017.

Kegiatan yang diadakan setiap tahun dan telah memasuki tahun kedua tersebut memiliki beberapa kategori yang diperlombakan diantaranya: best pitching, best business plan, dan best delegation. Melanjutkan 1st Startup Accelerator Class pertama yang diadakan di Kuala Lumpur Malaysia, pada tahun ini mengambil tema "Ready to Define Your Startup". Sekitar 85 peserta yang telah melalui proses seleksi mengikuti serangkai program workshop, seminar, mentoring, dan pitching.

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun dan mengembangkan kemampuan esensial enterpreneur dan mengidentifikasi kemungkinan kesempatan yang tersedia bagi enterpreneur global untuk memberikan pengaruh pada daerah lokal dan menyukseskan AFTA. Bekerjasama dengan berbagai startup di Singapura, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdikusi dan sharing langsung dengan para CEO dan CTO yang telah sukses mengembangkan startup-nya di usia yang masih cukup muda.

Pada sesi pitching di hari kedua, peserta diberikan waktu 3 menit untuk melakukan pitching mengenai ide startup-nya di depan para CEO. Tim delegasi mengusung ide bisnis startup Design for Dream (DfD) yang menggandeng anak-anak penyandang disabilitas. Startup ini nantinya menjadi platform bisnis yang berbasis crowdfunding disabilitas pertama di Indonesia. Bisnis ini bertujuan untuk mengadvokasi, mendukung, dan merealisasikan impian para penyandang disabilitas di Indonesia yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Rangkaian kegiatan terakhir adalah company visit dan sharing session ke NUS Enterprise yang merupakan penggerak dan inkubator dari startup di Singapura utamanya dalam menciptakan lulusan dengan mindset berkarya dalam bidang startup. Selain itu, NUS Enterprise yang kini juga tengah membangun kantor cabang perwakilannya di Jakarta juga ikut menghadirkan perwakilan dari Singtel Innov8 untuk memperdalam pengetahuan peserta mengenai pengembangan startup.

Sumber: Tyas/FEBUGM