Jum'at 02/10, FEB UGM memiliki tradisi baru dalam memperingati dies natalis yaitu dengan adanya Rapat Senat Terbuka Plus yang intinya adalah memberikan kesempatan kepada Dekan untuk menyampaikan paparan tentang perkembangan FEB UGM dan hasil-hasil yang telah dicapai kepada seluruh civitas akademika FEB UGM. Acara tersebut dimulai pukul 12.30 WIB bertempat di Ruang Sidang FEB UGM.

Dalam pidatonya, Dekan FEB UGM Prof. Marwan Asri MBA., Ph.D menyampaikan perkembangan terbaru dari berbagai hal. Diantaranya dalam bidang akademik, data menunjukkan jumlah mahasiswa FEB UGM dari berbagai program studi tercatat pada semester yang lalu sebanyak 5.736 orang. Jumlah dosen sebanyak 122 dosen tetap (termasuk 19 dosen yang sedang studi lanjut di luar negeri) dan 13 dosen yang sudah pensiun. Hasil akreditasi BAN-PT menyatakan ketiga jurusan yang ada di FEB UGM meraih predikat akreditasi A dan menyusul akreditasi AACSB yang saat ini masih berlangsung. Dalam bidang keuangan, disampaikan pula Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan (RKAT) FEB UGM yang mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Pada tahun ini sebesar Rp. 116,54 miliar sedangkan pada tahun sebelumnya sebesar Rp. 115,66 miliar.

Prestasi-prestasi yang telah dicapai oleh civitas akademika FEB UGM diantaranya adalah Dr. Tri Widodo, beliau memenangkan penghargan dari Emerald (publisher jurnal-jurnal ilmiah internasional) berupa ”Highly Commended Award”. Beberapa dosen yang menjadi paper presenter dalam konferensi atau seminar internasional di luar negeri yaitu Prof. Mudrajad kuncoro, Nurul Indarti, Syaiful Ali, Dr. Sony Warsono, Dr. Tri Widodo, Dr. Catur Sugiarto, Prof. Slamet Sugiri, dan Sumiyana. Salah satu dosen FEB UGM yang menjadi visiting professor di universitas luar negeri yaitu Prof. Basu Swasta Dharmesta. Tercatat sebanyak 22 dosen FEB telah mendapatkan sertifikasi dosen. Arif Surachman Kepala Perpustakan FEB UGM meraih penghargaan sebagai pustakawan terbaik Propinsi DI Yogyakarta dan meraih juara 2 sebagai Pustakawan Terbaik Nasional 2009. Enam karyawan lainnya juga telah memenangkan Kompetisi Layanan Prima yang diselenggarakan universitas yaitu Intarini Swandari, Sany Syntia, Wahyuningsih, Novita Ade Ferianty, Hestining Kurniastuti, dan Sri Murtono. Prestasi mahasiswa dalam kompetisi nasional dan internasional diantaranya Hanief Al Ikhlas, M. Syaruf Hidayatullah, dan Arif Kelana Putra mereka tergabung dalam tim Kalingga UGM dan meraih juara 1 ”Trust by Danone World Competition 2009” di Paris - Perancis. Alesandra Fessilia Aldy, Handini Audita,dan Harlan Setiadi meraih juara 2 dalam Management Contest: Company Case Problem Solving tingkat nasional. M. Hertog Indratuala meraih beasiswa Total Summer School di Perancis.

Penyempurnaan struktur organisasi juga telah dialakukan agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan sinkronisasi dengan organisasi di universitas. Pada tahun ini telah dibentuk kantor baru yaitu Kantor Urusan Internasional (OIA) yang didirikan untuk mengelola kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan kedatangan dosen atau mahasiswa asing maupun sebaliknya. Kantor Jaminan Mutu didirikan untuk menempatkan posisi fakultas agar selalu selaras dengan universitas dalam hal peningkatan mutu akademik. Kantor Admisi dan promosi didirikan untuk mengelola pengenalan FEB kepada masyarakat, dan beberapa bulan yang lalu FEB UGM telah mengangkat Ketua dan Sekretaris Pengelola Program Pascasarjana Monodisiplin FEB UGM.

Pada bagian akhir pidato, disampaikan pula rencana kegiatan yang akan dilakukan kedepannya nanti diantaranya peremajaan sarana dan prasana pendidikan termasuk rencana pembangunan gedung baru, penambahan dosen baru, dan konsolidai unit-unit penelitian, termasuk pula revitalisasi BPFE yang dimaksudkan untuk meningkatkan peran dan profitabilitas unit usaha.