Shariah Economics Forum (SEF) FEB UGM yang diwakili oleh Salim Fauzanul Ihsani (Ilmu Ekonomi 2013) dan Abror Tegar Pradana (Ilmu Ekonomi 2013) berhasil meraih penghargaan sebagai Best Speaker for Academic Paper pada Conference of the 16th Sharia Economics Days (SECOND) 2017 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia.

SECOND merupakan ajang temu ilmiah mahasiswa tahunan di bidang ekonomi Islam yang tertua di Indonesia. Tahun ini SECOND FEB UI mengangkat tema "Excavating the Potency of Islamic Economics to Achieve Sustainable Development Goals". Terdapat 2 kategori konferensi yaitu Academic Paper dan Innovation Paper. Panitia memilih 10 paper terbaik dari masing-masing kategori untuk dipresentasikan pada ajang konferensi SECOND 2017. Terdapat berbagai perwakilan universitas-universitas se-Indonesia yang mengikuti konferensi tersebut diantaranya UI, UGM, Unpad, UPII, UMY, Unair, STEI Tazkia, dan Unsoed.

Salim dan Abror yang tampil dengan nama Tim Alquds Economists menulis paper yang berjudul "Analisis Efektifitas Kebijakan Cukai Rokok sebagai Disinsentif Konsumsi Rokok pada Rumah Tangga Miskin di Indonesia". Tim Alquds Economists mencoba menawarkan suasana baru tentang penelitian ekonomi Islam yang tidak harus mengulas bank syariah, zakat, dan wakaf semata, namun banyak kebijakan-kebijakan publik lainnya yang sebenarnya memiliki nilai-nilai Islam yang kuat dan bisa dikembangan sebagai penelitian ekonomi Islam. Salim dan Abror menilai bahwa pengendalian konsumsi rokok memiliki kaitan yang sangat erat dengan nilai-nilai Islam dan memiliki dampak yang besar bagi tercapainnya SDGs. Best Speaker merupakan penghargaan bagi peraih nilai presentasi tertinggi pada ajang 16th SECOND FEB UI 2017.

Sumber: Salim/FEBUGM