Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) menyelenggarakan International Doctorate in Business (IDB) Doctoral Colloquium pada 2–4 September 2026 di Kampus MBA FEB UGM Jakarta. Kegiatan ini mempertemukan akademisi internasional, praktisi bisnis, dan kandidat doktor untuk memperkuat kolaborasi riset, mengembangkan pendidikan doktoral bagi eksekutif, serta mengeksplorasi solusi atas berbagai tantangan bisnis kontemporer.
Kolokium ini merupakan bagian dari program International Doctorate in Business (IDB) FEB UGM, program doktor internasional yang dirancang khusus bagi eksekutif senior dan profesional berpengalaman. Program tersebut mengintegrasikan pengalaman profesional yang luas dengan ketelitian teoritis dan metodologis, sehingga para eksekutif dapat mengembangkan wawasan berbasis industri menjadi kontribusi yang relevan secara akademik maupun praktis. Melalui pendekatan ini, IDB diarahkan untuk membentuk generasi practitioner-scholar yang mampu menghasilkan dampak bermakna di lingkungan akademik dan profesional.
Sejak diluncurkan, program IDB telah menarik 14 pendaftar. Setelah melalui proses seleksi yang ketat, delapan profesional eksekutif dari perusahaan terkemuka diterima dalam angkatan perdana, dengan tujuh di antaranya melanjutkan ke semester kedua. Tingginya minat awal tersebut menunjukkan meningkatnya kebutuhan terhadap pendidikan doktoral berorientasi internasional yang memadukan keunggulan akademik dengan relevansi terhadap tantangan bisnis nyata.
Posisi internasional IDB semakin diperkuat melalui kerja sama strategis dengan Hochschule Osnabrück, Jerman, yang didukung oleh German Academic Exchange Service (DAAD). Kerja sama tersebut mencakup pengembangan program, penguatan kapasitas institusi, serta mobilitas staf akademik. IDB Doctoral Colloquium menjadi salah satu inisiatif utama yang lahir dari kemitraan tersebut.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Research and Scientific Writing Workshop pada 2 September, kemudian dilanjutkan dengan IDB Doctoral Colloquium pada 3 September 2026. Kegiatan menghadirkan diskusi, presentasi riset, dan pertukaran gagasan akademik yang ditujukan untuk membantu kandidat doktor memperkuat desain penelitian, mempertajam kemampuan analitis, serta meningkatkan relevansi akademik dan praktis dari penelitian yang dikembangkan.
Kolokium secara resmi dibuka oleh jajaran pimpinan Universitas Gadjah Mada dan FEB UGM, di antaranya Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA.,; Dekan FEB UGM, Prof. Didi Achjari; Kepala Departemen Manajemen sekaligus Ketua Program IDB, Prof. Nurul Indarti, serta jajaran pimpinan FEB UGM.
Sejumlah akademisi internasional turut berpartisipasi dalam kolokium, antara lain Prof. Dr. Kai-Michael Griese dan perwakilan Hochschule Osnabrück, Jerman; Prof. Renato Pereira dari ISCTE Business School Lisbon, Portugal; serta Prof. Prem Chhetri, Ph.D., dari RMIT University, Australia.
Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA., menyampaikan bahwa IDB Doctoral Colloquium menjadi platform penting bagi para kandidat untuk memperluas perspektif, mengasah kemampuan analitis, serta memperkuat kualitas dan dampak penelitian mereka.
“Dengan mempertemukan akademisi internasional dan pemimpin bisnis berpengalaman, kami berupaya mengembangkan pengetahuan bisnis yang memiliki ketelitian akademik, relevan dengan konteks, dan mampu menjawab tantangan organisasi serta masyarakat yang kompleks,” ujar Wening dalam sambutannya.
Melalui IDB Doctoral Colloquium dan berbagai inisiatif berorientasi internasional lainnya, FEB UGM terus memperluas jejaring akademik global dan memperkuat komitmennya terhadap pendidikan doktoral eksekutif yang berkualitas. Upaya tersebut diharapkan membuka peluang bagi riset bersama, mobilitas akademik dan staf, program pendidikan lintas negara, serta kemitraan berkelanjutan dengan institusi terkemuka di berbagai belahan dunia.
Sumber: Magister Sains dan Doktor FEB UGM
Sustainable Development Goals
