Mahasiswa Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) kembali meraih prestasi nasional. Mahasiswa yang tergabung dalam Tim Taxmanian Devil yang terdiri dari Samuel Edwardo, Eringga Irfiana, Wikan Karis Basutama dan Karunia Damayanti meraih Juara 2 pada Deloitte Tax Challenge (DTC) 2017. Selain itu, Wikan terpilih sebagai the Best Individual Performance dan akan mewakili Indonesia di DTC ASEAN Round di Singapura pada akhir bulan Februari 2017.

DTC adalah kompetisi pajak pertama yang diselenggarakan oleh kantor akuntan publik terbesar di Indonesia, Deloitte. Melihat pengalaman penyelenggaraan DTC tahun lalu, kompetisi tahun ini lebih menantang. Pada tahun kedua penyelenggaraan DTC, kompetisi dibagi menjadi 3 tahap. Dimulai dengan memilih video yang dikirim oleh peserta, 14 peserta yang lolos seleksi diundang untuk berkompetisi langsung didepan Deloitte Indonesia pada tanggal 12 Januari 2017 di babak semifinal. Pada akhirnya, 6 semifinalis kembali diundang untuk bertanding pada babak final pada tanggal 26 Januari 2017. Para finalis berasal dari berbagai macam univeristas seperti Universitas Indonesia (3 tim), Trisakti School of Management, Universitas Airlangga, and UGM.

Pada babak final, para finalis diberi 2 kasus yang berhubungan dengan kasus pajak Indonesia dan kasus global. Kasus tersebut harus diselesaikan dalam waktu 1.5 jam dan hasil diskusi dipresentasikan didepan 3 panelis (15 menit presentasi analisis dan 5 menit tanya jawab); Managing Partner and Partners of Deloitte Indonesia, Mrs. Melisa Himawan, Mrs. Irene Atmawijaya, and Mr. John Lauwrenz. Setelah para finalis mempresentasikan hasil diskusi, panelis menentukan pemenang DTC 2017.

“Saya sangat senang dan bangga berhasil mendapatkan Juara 2 bersama dengan tim yang super ini, bahkan meraih the Best Individual Performance pada acara ini. Saya berharap saya bisa memberikan yang terbaik di Putaran ASEAN sebagai perwakilan dari UGM dan Indonesia”, kata Wikan.

Sumber: Ika/FEB