Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) melepas 112 wisudawan Program Sarjana Periode III Tahun Akademik 2025/2026. Acara pelepasan wisudawan dilaksanakan pada Selasa malam (19/05/2026) di Plaza FEB UGM yang berlangsung dengan hangat dan penuh makna. Momen ini tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa studi mahasiswa di FEB UGM, tetapi juga menjadi awal perjalanan baru menuju dunia profesional.
Pada periode ini, FEB UGM meluluskan 68 wisudawan dari prodi Akuntansi, 22 wisudawan dari prodi Ilmu Ekonomi, dan 32 wisudawan dari prodi Manajemen. Dari 112 wisudawan tersebut, 101 wisudawan berhasil memperoleh predikat cum laude.
Sejumlah wisudawan berhasil meraih predikat khusus atas capaian akademik maupun pencapaian selama masa studi mereka. Untuk predikat wisudawan terbaik, diraih oleh Muhammad Nur Maulana dari Prodi Akuntansi dengan IPK 3.91, Kenzi Aminullah Adli dari Prodi Ilmu Ekonomi dengan IPK 3.81, dan Fransiska Anindya Putri Perwitasari dari Prodi Manajemen dengan IPK 3.93.
Berikutnya, predikat wisudawan tercepat diraih oleh Eoudia Azalia Salsalina Ginting dari Prodi Akuntansi dengan masa studi 3 tahun 4 bulan 11 hari dengan IPK 3.58. Terakhir, predikat wisudawan termuda diraih oleh Adella Wahyu Pradita dari Prodi Akuntansi pada 20 tahun 6 bulan 14 hari dengan IPK 3.77.
Dekan FEB UGM, Prof. Dr. Didi Achjari, M.Com., Ak., CA., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada FEB UGM. Ia juga menegaskan bahwa selama ini mahasiswa tidak hanya berhasil secara akademik, tetapi juga berhasil membentuk jejaring sosial dan pengalaman yang bisa menjadi bekal mereka setelah lulus.
“Terima kasih atas kepercayaan Bapak/Ibu untuk menitipkannya di FEB UGM untuk belajar, bergaul, dan berjejaring, serta menemukan jalan menuju masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Didi juga ikut menyoroti peran berbagai pihak yang selama ini mendukung keberlangsungan studi mahasiswa. Salah satu dukungan tersebut datang dari Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi Gadjah Mada (KAFEGAMA) dalam bentuk beasiswa.
“Dukungan dari KAFEGAMA juga sangat berarti bagi para mahasiswa hingga akhirnya mereka bisa lulus dengan baik. Dukungan tersebut tidak hanya meliputi beasiswa, tetapi juga berupa laptop untuk mahasiswa yang membutuhkan,” imbuhnya.
Selain itu, terdapat pula dukungan dari lembaga lain, termasuk program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Pada periode wisuda ini, tercatat 14 mahasiswa penerima bantuan KIP Kuliah berhasil menyelesaikan studi mereka.
“FEB berhasil menjadi tempat bagi individu dari berbagai latar belakang ekonomi hingga geografis sebagai tempat untuk mengawal cita-cita para mahasiswa,” ungkapnya.
Sementara itu, Fransiska Anindya Putri Perwitasari sebagai perwakilan wisudawan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada berbagai pihak yang sudah mendukung mereka hingga akhirnya mencapai kelulusan ini. Ia pun mengajak para wisudawan untuk kembali melihat ke belakang dan mengingat perjuangan mereka dalam menjalani hari-hari di FEB UGM.
“Kita ingin menjadi sesuatu, menjadi bagian dari sesuatu yang besar. Di balik toga dan senyuman, ada perjalanan panjang yang perlahan membentuk kita,” ucapnya.
Reportase: Najwa Anggi Namira
Editor: Kurnia Ekaptiningrum






