Lima mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM berhasil mengolah biji kakao menjadi produk kosmetik bernilai ekonomi tinggi. Produk bernama Kakolie Beauty ini dikembangkan dengan memanfaatkan biji kakao yang belum dimanfaatkan secara optimal menjadi produk perawatan tubuh yang dapat mencerahkan kulit secara alami, mencegah garis-garis halus, serta cocok untuk kulit sensitif.
Jeanette Sabrina Nainggolan, salah satu mahasiswa penggagas Kakolie Beauty, menceritakan bahwa ia dan tim mengembangkan produk ini dengan memanfaatkan biji kakao yang diperoleh dari Desa Putat, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, yang dikenal sebagai sentra produksi kakao. Pengembangan produk ini dilakukan untuk meningkatkan nilai guna sekaligus nilai ekonomi kakao.
Janette dan empat rekannya dari Program Sarjana Studi Manajemen angkatan 2022, yaitu Karina Mutia Azrah, Gracella Tambunan, Hanna Takiya Irfan Bey, dan Raisa Aulia, berupaya menyulap kakao menjadi berbagai produk perawatan tubuh. Beberapa di antaranya adalah body soap, body scrub, dan body lotion.
“Kami berupaya menghadirkan produk perawatan tubuh dengan menggunakan bahan utama biji kakao yang memiliki kandungan antioksidan cukup tinggi sehingga baik untuk kulit,” paparnya, Minggu (10/11).
Inovasi yang dihadirkan oleh kelima mahasiswa muda tersebut berhasil menghantarkan mereka meraih juara 3 dalam program pra-inkubasi bisnis YES! X CSDU pada 10 November 2024 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM. Mereka pun berhak mendapatkan pendanaan bisnis sebesar Rp10.000.000,00 untuk membantu pengembangan usaha di masa depan.
Sementara itu, Karina menambahkan bahwa produk Kakolie Beauty lahir melalui program pra-inkubasi bisnis YES! X CSDU. Selama menjalani program pra-inkubasi, ia dan tim mendapatkan mentoring serta berbagai pelatihan yang sangat membantu dalam pengembangan usaha.
“Saya sangat bersyukur bisa mengikuti program ini karena materi yang diberikan selama pelatihan benar-benar membantu kami mengeksplorasi dunia kewirausahaan dan memulai usaha,” urainya.
Reportase: Najwah Ariella Puteri
Editor: Kurnia Ekaptiningrum
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)





