• Tentang UGM
  • SIMASTER
  • SINTESIS
  • Informasi Publik
  • SDGs
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Ekonomika dan Bisnis
  •  Tentang Kami
    • Sekilas Pandang
    • Sejarah Pendirian
    • Misi dan Visi
    • Nilai-Nilai
    • Pimpinan Fakultas
    • Pimpinan Senat
    • Pimpinan Departemen
    • Pimpinan Program Studi
    • Pimpinan Unit
    • Dewan Penasihat Fakultas
    • Laporan Tahunan
    • Fasilitas Kampus
    • Identitas Visual
    • Ruang Berita
    • Dies Natalis ke-70
  • Program Akademik
    • Program Sarjana
    • Program Magister
    • Program Doktor
    • Program Profesi
    • Program Akademik Singkat
    • Program Profesional & Sertifikasi
    • Program Sarjana Internasional (IUP)
    • International Doctorate in Business (IDB)
    • Kalender Akademik
    • Ruang dan Kegiatan
  • Fakultas & Riset
    • Keanggotaan Fakultas
    • Akreditasi Fakultas
    • Jaringan Internasional
    • Dosen
    • Profesor Tamu dan Rekan Peneliti
    • Staf Profesional
    • Publikasi
    • Jurnal Yang Diterbitkan
    • Kertas Kerja
    • Bidang Kajian
    • Unit Pendukung
    • Kemitraan Konferensi Internasional
    • Call for Papers
    • Pengabdian Kepada Masyarakat
    • Perpustakaan
  • Pendaftaran
  • Home
  • Berita

Menggurita, industri manufaktur Indonesia tumbuh pesat

  • Berita
  • 14 Mei 2013, 08.05
  • Oleh : Admin

Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada di posisi tiga besar setelah China dan India bukanlah isapan jempol tapi memang benar adanya. Dibuktikan dengan bertambahnya jumlah masyarakat kelas menengah Indonesia yang mencapai 36 juta penduduk. Ditambah dengan bangkitnya industri manufaktur Indonesia yang sebagian besar telah berhasil menguasai pangsa pasar dunia. Oleh karena itu, kekuatan ekonomi ini menjadi modal bagi Indonesia untuk menuju ASEAN Economic Community pada tahun 2015.

Demikian dikemukan oleh Komisaris Independen BCA dan Unilever Indonesia, Dr. Cyrillus Harinowo dalam diskusi kebangkitan industri manufaktur Indonesia di FEB UGM, Senin (13/5). Dalam diskusi yang dipandu oleh pengamat ekonomi Dr. Tony Prasetiantono, Harinowo mengatakan kebangkitan industri Indonesia telah terjadi dan jauh melampaui laporan Badan Pusat Statistik. Dia menyebutkan industri makanan dan minuman, secara kasual pertumbuhan mereka umumnya double digit. “Dewasa ini Indofood, Wings, Mayora, Garudafoods, ABC, Dua Kelici, Teh Sosro, Ultra Jaya adalam nama pemain lokal yang semakin menggurita,” katanya.

Bidang industri otomotif mesin dan elektronika juga mengalami pertumbuhan pesat diatas 20%. Yang mengherankan, imbuhnya, BPS justru melaporkan industri kayu, pulp, paper dan barang cetakan. Padahal menurut Harinowo, industri ini sangat tidak mungkin tumbuh negative growth karena pertumbuhhan mereka didorong oleh indutsri makanan dan minuman, tekstil, eletronika dan farmasi untuk kebutuhan packaging. Memang diakui Harinowo, industri kayu di luar Jawa yang menggunakan HPH mengalami penurunan namun sebaliknya industri kayu di jawa bangkit pesat. “Salah satunya industri budidaya kayu sengon untuk dijadikan plywood, hardboard sangat maju pesat,” katanya.

Harinowo mencontohkan lagi, Sinar Mas yang bergerak di bidang minyak sawit, pulp and paper, properti dan industri keuangan telah ekspansi ke China dengan mendirikan 21 pabrik pulp and paper, lokasinya di Hainan dan Guangxi. “Sebagian besar pulp impor dari Indonesia. Lewat Asia Pulp and Paper (APP), mereka menjadi pemain nomor satu di China. Mereka juga punya 4 pabrik di Kanada, dan masing-masing satu pabrik di Amerika, Perancis dan Jerman,” tuturnya.

Di industri tekstil, Harinowo mencontohkan Sritex telah membangun pabrik garmen dan unit spinning mill (pemintalan). Sritex kini memiliki 123 unit spinning mill, padahal untuk membangun satu unit membutuhkan dana sedikitnya Rp 400 milyar. Perusahaan ini menjual permintaan benang dari Negara luar. “Benang saja, China pesannya ke Sritex. Perusahaan ini juga membuat pesanan baju pakaian milier Nato dan tentara Belanda,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Harinowo juga menceritakan cerita sukses salah satu nasabah Bank BCA yang bernama Hadi Rahardja berhasil membangun pabrik kertas karton terbesar di Indonesia padahal awalnya tahun 1992 ia hanya jadi pengumpul karton bekas yang diperoleh dari pemulung. Untuk meningkatkan kapasitas produksi 650 ton per hari, ia membeli perusahaan kertas karton yang sudah bangkrut selama 30 tahun di Italia. “Nilai penjualannya saat ini meningkat dari Rp 500 milyar menjadi Rp 1 triliun per tahun,” katanya.

Alumnus jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi UGM ini mengatakan sudah saatnya pengusaha dan pelaku bisnis serta pengamat ekonomi menebar sikap optimisme pada masa depan ekonomi Indonesia. “Never under estimate kekuatan bisnis Indonesia,” pungkasnya.

Sumber: Gusti/UGM

Views: 233

Related Posts

FEB Perkuat Dampak Bagi Masyarakat Melalui RDSI

FEB UGM Kembali Gelar Seminar Nasional dan Pemeringkatan Kinerja Transformasi Digital Pemda

Berita Jumat, 29 Agustus 2025

Upaya percepatan transformasi digital di tingkat pemerintah daerah kabupaten/kota masih dihadapkan pada berbagai tantangan. Meski regulasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) telah berlaku sejak 2018, implementasinya belum optimal akibat kesenjangan infrastruktur TIK, ketidaksinkronan kebijakan pusat dan daerah, minimnya pemanfaatan big data, dan literasi digital masyarakat yang belum merata.

Menjawab tantangan tersebut, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) melalui Pusat Kajian Sistem Informasi (PKSI) kembali menggelar Seminar Nasional dan Penyerahan Penghargaan Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index (GM-DTGI) untuk Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Tahun 2025.

Gadjah Mada Business Case Club

FEB UGM Luncurkan GMBCC, Case Club Mahasiswa Pertama di Indonesia

Berita Jumat, 29 Agustus 2025

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) melalui Career and Student Development Unit (CSDU) resmi meluncurkan Gadjah Mada Business Case Club (GMBCC).

Pelepasan Wiudawan Program Sarjana

FEB UGM Lepas 207 Wisudawan Program Sarjana Periode IV 2024/2025

Wisuda Jumat, 29 Agustus 2025

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) resmi melepas 207 wisudawan Program Sarjana (S1) Periode IV Tahun Akademik 2024/2025 pada Rabu (27/8) bertempat di Plaza FEB UGM.

Donor Darah FEB 2025

FEB UGM Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Dies Jelang Dies Natalis ke-70

Berita Kamis, 28 Agustus 2025

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) menggelar donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis “DOREMI” atau Donor Darah Ekonomi bagi seluruh civitas akademika dan staf profesional, Kamis 28 Agustus 2025 di Selasar FEB UGM.

Wakil Dekan FEB UGM Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FEB UGM, Bayu Sutikno, S.E., M.S.M., Ph.D., menyampaikan kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis merupakan bentuk kepedulian FEB terhadap kesehatan warga kampus dan masyarakat luas.

Berita Terkini

  • FEB UGM Kembali Gelar Seminar Nasional dan Pemeringkatan Kinerja Transformasi Digital Pemda
    29 Agustus, 2025
  • FEB UGM Luncurkan GMBCC, Case Club Mahasiswa Pertama di Indonesia
    29 Agustus, 2025
  • FEB UGM Lepas 207 Wisudawan Program Sarjana Periode IV 2024/2025
    29 Agustus, 2025
  • FEB UGM Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Dies Jelang Dies Natalis ke-70
    28 Agustus, 2025
  • FEB UGM Luncurkan Buku Akuntansi Manajemen 
    28 Agustus, 2025

Artikel Terkait

  • FEB UGM Kembali Gelar Seminar Nasional dan Pemeringkatan Kinerja Transformasi Digital Pemda
    29 Agustus, 2025
  • FEB UGM Luncurkan GMBCC, Case Club Mahasiswa Pertama di Indonesia
    29 Agustus, 2025
  • FEB UGM Lepas 207 Wisudawan Program Sarjana Periode IV 2024/2025
    29 Agustus, 2025
  • FEB UGM Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Dies Jelang Dies Natalis ke-70
    28 Agustus, 2025
  • FEB UGM Luncurkan Buku Akuntansi Manajemen 
    28 Agustus, 2025
Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada
Fakultas Ekonomika dan Bisnis

Jln. Sosio Humaniora No.1, Bulaksumur, Yogyakarta, Indonesia 55281

Peta & Arah
Informasi Kontak Selengkapnya

Direktori Fakultas

  • Informasi Publik
  • Manajemen Ruang
  • Manajemen Aset
  • Manajemen Makam

Mahasiswa

  • Komunitas Mahasiswa
  • Layanan Mahasiswa
  • Asrama Mahasiswa
  • Pengembangan Karir
  • Paparan Internasional
  • Beasiswa
  • Magang

Alumni

  • Komunitas Alumni
  • Layanan Alumni
  • Pelacakan Studi
  • Pekerjaan & Magang
  • Beasiswa

Social Media

© 2025 Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM

Kebijakan PrivasiPeta Situs

💬 Butuh bantuan?
1
FEB UGM Official WhatsApp
Halo 👋
Bisakah kami membantu Anda?
Buka percakapan
[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju