• Tentang UGM
  • SIMASTER
  • SINTESIS
  • Informasi Publik
  • SDGs
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Ekonomika dan Bisnis
  •  Tentang Kami
    • Sekilas Pandang
    • Sejarah Pendirian
    • Misi dan Visi
    • Nilai-Nilai
    • Pimpinan Fakultas
    • Pimpinan Senat
    • Pimpinan Departemen
    • Pimpinan Program Studi
    • Pimpinan Unit
    • Dewan Penasihat Fakultas
    • Laporan Tahunan
    • Fasilitas Kampus
    • Identitas Visual
    • Ruang Berita
    • Dies Natalis ke-70
  • Program Akademik
    • Program Sarjana
    • Program Magister
    • Program Doktor
    • Program Profesi
    • Program Akademik Singkat
    • Program Profesional & Sertifikasi
    • Program Sarjana Internasional (IUP)
    • International Doctorate in Business (IDB)
    • Kalender Akademik
    • Ruang dan Kegiatan
  • Fakultas & Riset
    • Keanggotaan Fakultas
    • Akreditasi Fakultas
    • Jaringan Internasional
    • Dosen
    • Profesor Tamu dan Rekan Peneliti
    • Staf Profesional
    • Publikasi
    • Jurnal Yang Diterbitkan
    • Kertas Kerja
    • Bidang Kajian
    • Unit Pendukung
    • Kemitraan Konferensi Internasional
    • Call for Papers
    • Pengabdian Kepada Masyarakat
    • Perpustakaan
  • Pendaftaran
  • Home
  • Berita

Peran Generative AI dalam Meningkatkan Produktivitas dan Efisiensi Kerja Sehari-Hari

  • Berita
  • 15 Mei 2025, 09.28
  • Oleh : shofihawa
Foto workshop online "Generative AI for Academic Excellence and Career Preparation" yang diselenggarakan oleh FEB UGM dan MyEduSolve via Zoom.

Di era kemajuan teknologi saat ini, penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, seiring dengan berkembangnya teknologi, muncul pula kontroversi, terutama terkait kehadiran Generative AI (Gen AI). Kehadiran Gen AI ini menuai kritik karena dianggap rawan disalahgunakan dan berpotensi melanggar etika. Namun disisi lain, Gen AI bisa menjadi alat yang sangat bermanfaat, termasuk bagi kalangan akademisi dan mahasiswa dengan penggunaan yang memperhatikan etika dan bertanggung jawab.

Menyadari pentingnya literasi mengenai Gen AI ini, Career and Student Development Center Unit (CSDU) FEB UGM bekerja sama dengan MyEduSolve menyelenggarakan workshop bertajuk “Generative AI for Academic Excellence and Career Preparation” yang berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Jumat (9/5/2025).

Certified GenAI Instructor, Chandra Hidayat menjelaskan bahwa kecerdasan buatan atau AI merupakan kemampuan mesin atau sistem komputer untuk berpikir, belajar, dan mengambil keputusan seperti manusia. AI sendiri memiliki berbagai cabang, salah satunya adalah generative AI yang dirancang untuk menciptakan konten baru seperti teks, gambar, kode, atau musik berdasarkan data yang telah dipelajari sebelumnya. Berbeda dengan AI konvensional yang hanya menganalisis data, Gen AI mampu menghasilkan konten original yang menyerupai buatan manusia. Teknologi ini didukung oleh pembelajaran mendalam (deep learning) yang meungkinkan mesin mengenali pola data dan menghasilkan keluaran berdasarkan masukan pengguna. Oleh karena itu, semakin spesifik prompt atau data yang diberikan pengguna, maka hasil yang dihasilkan AI pun akan semakin relevan dan berkualitas.

Terlepas dari segudang manfaat dan potensinya, kehadiran Gen AI turut menimbulkan pro dan kontra, terutama di kalangan pekerja kreatif. Sebab, dengan adanya Gen AI, gaya khas seorang seniman dapat dengan mudah direplikasi oleh AI. Hal ini kemudian menimbulkan isu etika dan menyoroti kembali mengenai perlunya regulasi yang jelas dalam pengawasan AI, agar di kemudian hari penggunaannya tidak menimbulkan kerugian untuk pihak manapun.

Chandra juga menjelaskan bahwa beberapa AI, seperti ChatGPT telah dilatih menggunakan Large Language Models (LLMs) atau model berbasis deep learning yang difokuskan pada bahasa. Sehingga, model ini mampu menjawab pertanyaan, menerjemahkan bahasa, dan menulis teks secara natural tanpa kekakuan khas keluaran mesin. Namun, pengguna juga perlu waspada terhadap halusinasi, yaitu fenomena ketika AI menghasilkan informasi fiktif atau tidak akurat. Hal ini sangat sering terjadi dan bisa menyesatkan, terutama jika pengguna tidak melakukan pengecekan ulang. Sebagai pengguna yang bijak, alangkah baiknya untuk tidak mengandalkan AI sebagai sumber informasi dan selalu melakukan pengecekan ulang untuk memastikan validitas informasi yang didapat.

Lebih lanjut Chandra menjelaskan terdapat sejumlah tools AI yang berguna untuk mendukung produktivitas dan pekerjaan sehari-hari. Misalnya, ChatGPT yang dapat digunakan untuk membuat, merevisi, dan memparafrase teks, serta dapat dikustomisasi agar lebih sesuai dengan gaya atau kebutuhan pengguna. Sementara itu, Perplexity AI lebih cocok digunakan untuk mencari data dan informasi dengan sumber yang jelas dan akurat, walaupun gaya bahasanya masih kaku.

Ada juga Google Gemini yang unggul karena telah terintegrasi dengan ekosistem Google Workspace, sehingga banyak dimanfaatkan untuk bisnis dan pemasaran digital. Serta, Copilot dari Microsoft 365 yang turut terintegrasi dengan ekosistem Microsoft serta sangat berguna untuk meningkatkan produktivitas kerja.

Selain itu, ada juga Taskade yang membantu pengguna dalam menyusun to-do list dan memetakan prioritas tugas; Scite yang memudahkan proses penelitian dan literature review; Gamma dan Tome App yang dapat digunakan untuk membuat presentasi instan profesional, meskipun terdapat beberapa keterbatasan, seperti format file yang tidak dapat diubah, sulit dikustomisasi, ataupun memiliki visual yang kurang menarik. Terdapat juga Otter AI yang mampu mentranskripsi audio ke teks secara real-time dengan akurasi tinggi, walaupun membutuhkan koneksi internet yang stabil dan masih terbatas dari segi pilihan bahasa.

Terakhir, Chandra menyampaikan terkait kekhawatiran banyak orang terkait pekerjaan yang akan hilang dan digantikan oleh AI. Menurutnya, penting untuk menyadari bahwa tidak semua pekerjaan dapat digantikan oleh mesin. Pekerjaan-pekerjaan yang memerlukan empati dan intuisi tinggi seperti guru, dokter, dan psikiater pastinya tetap memerlukan kehadiran manusia. Bahkan, perkembangan AI ini justru menciptakan banyak pekerjaan baru, seperti Data Engineer, AI Product Analyst, serta pekerjaan terkait lainnya.

“Bukan AI yang akan menggantikan pekerjaan manusia, melainkan manusia yang mampu memanfaatkan AI-lah yang akan bertahan dan unggul di masa depan,” pungkasnya.

Reportase: Najwah Ariella Puteri

Sustainable Development Goals

SDG 4 SDG 8 SDG 9 SDG 17

Views: 1,021
Tags: SDG 17: Kemitraan Untuk Mencapai Tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas SDG 8: Pekerjaan Layak Dan Pertumbuhan Ekonomi SDG 9: Industri Inovasi Dan Infrastruktur SDGs

Related Posts

FEB Perkuat Dampak Bagi Masyarakat Melalui RDSI

FEB UGM Kembali Gelar Seminar Nasional dan Pemeringkatan Kinerja Transformasi Digital Pemda

Berita Jumat, 29 Agustus 2025

Upaya percepatan transformasi digital di tingkat pemerintah daerah kabupaten/kota masih dihadapkan pada berbagai tantangan. Meski regulasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) telah berlaku sejak 2018, implementasinya belum optimal akibat kesenjangan infrastruktur TIK, ketidaksinkronan kebijakan pusat dan daerah, minimnya pemanfaatan big data, dan literasi digital masyarakat yang belum merata.

Menjawab tantangan tersebut, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) melalui Pusat Kajian Sistem Informasi (PKSI) kembali menggelar Seminar Nasional dan Penyerahan Penghargaan Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index (GM-DTGI) untuk Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Tahun 2025.

Gadjah Mada Business Case Club

FEB UGM Luncurkan GMBCC, Case Club Mahasiswa Pertama di Indonesia

Berita Jumat, 29 Agustus 2025

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) melalui Career and Student Development Unit (CSDU) resmi meluncurkan Gadjah Mada Business Case Club (GMBCC).

Pelepasan Wiudawan Program Sarjana

FEB UGM Lepas 207 Wisudawan Program Sarjana Periode IV 2024/2025

Wisuda Jumat, 29 Agustus 2025

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) resmi melepas 207 wisudawan Program Sarjana (S1) Periode IV Tahun Akademik 2024/2025 pada Rabu (27/8) bertempat di Plaza FEB UGM.

Mahfud Sholihin

FEB UGM Luncurkan Buku Akuntansi Manajemen 

Berita Kamis, 28 Agustus 2025

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) menggelar acara peluncuran buku berjudul Akuntansi Manajemen: Teori dan Riset yang ditulis oleh Prof. Mahfud Sholihin, Ph.D., Ak., CA., CPA (Aust).

Berita Terkini

  • FEB UGM Kembali Gelar Seminar Nasional dan Pemeringkatan Kinerja Transformasi Digital Pemda
    29 Agustus, 2025
  • FEB UGM Luncurkan GMBCC, Case Club Mahasiswa Pertama di Indonesia
    29 Agustus, 2025
  • FEB UGM Lepas 207 Wisudawan Program Sarjana Periode IV 2024/2025
    29 Agustus, 2025
  • FEB UGM Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Dies Jelang Dies Natalis ke-70
    28 Agustus, 2025
  • FEB UGM Luncurkan Buku Akuntansi Manajemen 
    28 Agustus, 2025

Artikel Terkait

  • FEB UGM Kembali Gelar Seminar Nasional dan Pemeringkatan Kinerja Transformasi Digital Pemda
    29 Agustus, 2025
  • FEB UGM Luncurkan GMBCC, Case Club Mahasiswa Pertama di Indonesia
    29 Agustus, 2025
  • FEB UGM Lepas 207 Wisudawan Program Sarjana Periode IV 2024/2025
    29 Agustus, 2025
  • FEB UGM Luncurkan Buku Akuntansi Manajemen 
    28 Agustus, 2025
  • Cerita Siswa Teluk Bintuni Belajar Akuntansi di FEB UGM
    28 Agustus, 2025
Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada
Fakultas Ekonomika dan Bisnis

Jln. Sosio Humaniora No.1, Bulaksumur, Yogyakarta, Indonesia 55281

Peta & Arah
Informasi Kontak Selengkapnya

Direktori Fakultas

  • Informasi Publik
  • Manajemen Ruang
  • Manajemen Aset
  • Manajemen Makam

Mahasiswa

  • Komunitas Mahasiswa
  • Layanan Mahasiswa
  • Asrama Mahasiswa
  • Pengembangan Karir
  • Paparan Internasional
  • Beasiswa
  • Magang

Alumni

  • Komunitas Alumni
  • Layanan Alumni
  • Pelacakan Studi
  • Pekerjaan & Magang
  • Beasiswa

Social Media

© 2025 Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM

Kebijakan PrivasiPeta Situs

💬 Butuh bantuan?
1
FEB UGM Official WhatsApp
Halo 👋
Bisakah kami membantu Anda?
Buka percakapan
[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju