Keluarga Alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (KAFEGAMA) melalui program KAFEGAMA Peduli menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp200 juta untuk masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Sumatra Barat. Bantuan tersebut didistribusikan secara merata ke empat titik wilayah terdampak, yakni Kota Padang, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Pesisir Selatan.
Penyaluran bantuan ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Eksekutif Pengurus Pusat KAFEGAMA, Vicky Yuwandy, didampingi oleh Ketua Pengurus Daerah KAFEGAMA Sumatera Barat yang juga Dekan FEB Universitas Andalas, Prof. Dr. Fery Andrianus. Vicky menjelaskan bahwa aksi cepat tanggap ini merupakan arahan langsung dari Ketua Umum KAFEGAMA, Dr. Friderica Widyasari Dewi. Bantuan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat bencana.
“Kami hadir berdasarkan arahan Ibu Ketua Umum untuk mengawal sekaligus menyalurkan bantuan langsung ke posko-posko pengungsian. Dana yang terkumpul dari penggalangan donasi pada 1–10 Desember 2025 mencapai Rp200 juta untuk Provinsi Sumatera Barat, di mana masing-masing titik wilayah menerima alokasi bantuan sebesar Rp50 juta,” ujar Vicky.
Rangkaian distribusi dimulai pada 15 Desember 2025 di Kota Padang. Bantuan diserahkan langsung kepada Walikota Padang, Fadly Amran. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan mendesak pascabencana, yaitu paket peralatan masak lengkap yang terdiri dari satu set kompor gas, tabung gas 3 kg, serta perkakas dapur lainnya.
Selanjutnya, pada 16 Desember 2025, tim menuju Kabupaten Tanah Datar dan diterima oleh Bupati Eka Putra. Bupati menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian para alumni FEB UGM. Untuk teknis penyaluran di lapangan, tim berkoordinasi dengan Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, di posko Batu Taba untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh masyarakat. Untuk agenda di Sumatera Barat berlanjut pada tanggal 17 Desember 2025 untuk distribusi bantuan ke Pesisir Selatan dan terakhir ke Kabupaten Agam untuk jadwal distribusi di tanggal 18 Desember 2025.
Vicky menambahkan aksi sosial KAFEGAMA Peduli tidak berhenti di Sumatera Barat. Distribusi donasi akan berlanjut hingga 20 Desember 2025 ke wilayah Sumatera Utara dan Aceh.
“Kami akan melanjutkan perjalanan ke Sumatera Utara dan Aceh untuk menyalurkan bantuan serupa, bersinergi dengan Pengurus Daerah KAFEGAMA setempat agar dampak positif dari donasi ini dapat dirasakan lebih luas,” papar Vicky.
Ketua Pengurus Daerah KAFEGAMA Sumatera Barat, Prof. Dr. Fery Andrianus, mengapresiasi gerak cepat para alumni FEB UGM dalam membantu masyarakat terdampak bencana di Ranah Minang. Ia pun menekankan pentingnya sinergi antar-alumni di daerah untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
“Kami dari KAFEGAMA Sumatera Barat merasa bertanggung jawab untuk memastikan amanah dari rekan-rekan alumni di seluruh Indonesia sampai ke tangan mereka yang paling membutuhkan. Kehadiran KAFEGAMA di sini bukan sekadar memberikan bantuan fisik, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moril dan solidaritas kekeluargaan bagi saudara-saudara kita di Sumatera Barat yang sedang diuji bencana,” ungkap Fery.
Sementara Walikota Padang, Fadly Amran menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan dari KAFEGAMA. Bantuan yang diberikan sangat bermanfaat bagi warga yang saat ini direlokasi ke Hunian Sementara (Huntara) dan Rumah Susun (Rusun).
“Mengingat banyak warga yang kehilangan tempat tinggal dan peralatan rumah tangga, alat masak ini menjadi kebutuhan prioritas agar mereka bisa mandiri dalam mengolah makanan sehari-hari,” tutur Fadly Amran.
Sumber: KAFEGAMA
Editor: Kurnia Eaptiningrum





