Pada Senin, tanggal 3 November 2014, telah dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara DEQPI (Dashboard for Excellence Quality and Productivity Improvement) FEB UGM (Fakultas Ekonomika dan Bisnis - Universitas Gadjah Mada) dengan NAKERTRANS (Tenaga Kerja dan Transmigrasi) DIY.

Lolosnya Proposal Riset Innovative-Productive (RISPRO) Implementatif "Working Women Unique Index for South East Asia (WWU Index for SEA): A Quality Approach in Performance Measurement on the Role of Working Women" ke tahap final seleksi oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), maka DEQPI FEB UGM sebagai pengusung proposal riset bersama mitra riset, NAKERTRANS DIY, melakukan penandatangan MoU sebagai bentuk komitmen kerjasama. Selanjutnya, tahap seleksi visitasi akan dilakukan oleh tim evaluasi RISPRO sebagai bagian dari seleksi akhir dalam proses RISPRO Implementatif.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Dekan FEB UGM, Prof. Wihana Kirana Jaya, M.Soc.Sc. mewakili DEQPI FEB UGM, dan kemudian diserahkan oleh Rika Fatimah P.L., S.T., M.Sc., Ph.D. (Direktur DEQPI FEB UGM) untuk ditandatangani Drs. Sigit Sapto Rahardjo, MM. (Kepala Dinas NAKERTRANS DIY). Penandatangan MoU dilakukan di Kantor Dinas NAKERTRANS DIY disaksikan oleh Prof. Dr. Nahiyah Jaidi Faraz, M.Pd. (Anggota Tim Riset WWU Index for SEA), Ibu Sriyati (Jajaran NAKERTRANS DIY) serta asisten DEQPI FEB UGM.

Disamping itu, MoU antara DEQPI FEB UGM dan NAKERTRANS dilakukan dalam rangka mempererat hubungan, khususnya dalam area:

  1. Mendukung kerjasama yang berkelanjutan dalam bidang penelitian dan pengembangan dan pemberdayaan sumber daya manusia.
  2. Pengabdian kepada masyarakat serta kegiatan lain yang terkait antara kedua instansi.
  3. Bekerjasama untuk secara optimal berkontribusi dalam pengembangan berkelanjutan antara kedua instansi.

Penandatanganan MoU kali ini sekaligus mempertegas hubungan yang kuat tetap terjalin antara DEQPI FEB UGM dan NAKERTRANS DIY, sehingga membuka kesempatan untuk bekerjasama lebih jauh dan melakukan pertukaran informasi serta keahlian. Rika Fatimah P.L., S.T., M.Sc., Ph.D. (Direktur DEQPI FEB UGM) manyampaikan harapannya bahwa penandatanganan MoU ini akan menjadi dasar hubungan yang saling menguntungkan antara DEQPI FEB UGM dan NAKERTRANS DIY pada waktu mendatang.

Pada kesempatan yang sama, Drs. Sigit Sapto Raharjo, MM (Kepala Dinas NAKERTRANS DIY) mengatakan, "DEQPI FEB UGM juga harus dilibatkan dalam program-program NAKERTRANS DIY yang bersifat pelatihan dan pendampingan serta membuka kerja sama dengan badan pemberdayaan sumber daya manusia lainnya, seperti BNP2TKI (Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia) dan BLKLN (Balai Latihan Kerja Luar Negeri)". Secara garis besar tujuan lainnya dari MoU ini adalah untuk meningkatkan pertumbuhan dan pengembangan berkelanjutan antara DEQPI FEB UGM dan NAKERTRANS DIY.

Sumber: DEQPI/FEB