Sebanyak 2.530 peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK SNBT) 2026 di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM).
Wakil Dekan FEB UGM Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Bayu Sutikno, S.E., M.S.M., Ph.D., menyampaikan bahwa FEB UGM kembali menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan UTBK SNBT 2026 di lingkungan UGM. Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan UTBK SNBT 2026, FEB UGM menyediakan tujuh laboratorium yang berada di Gedung Pusat Pembelajaran, Magister dan Doktor, Magister Ekonomika Pembangunan FEB UGM, serta Magister Manajemen Kampus Yogyakarta dengan total kapasitas 260 peserta.
“FEB UGM mendukung penuh sebagai tempat penyelenggara UTBK SNBT 2026. Dengan fasilitas laboratorium yang sangat memadai, kami berupaya memberikan dukungan maksimal agar UTBK di lingkungan UGM berjalan lancar,” jelasnya, Selasa (21/4/2026).
Bayu menambahkan FEB UGM juga menyediakan fasilitas pendukung untuk memperlancar penyelenggaraan UTB SNBT 2026 di UGM, seperti tenaga kesehatan, tempat ibadah, dan kantin. Selain itu, FEB juga menyediakan fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas seperti jalur ram untuk kursi roda, passenger lift, serta kamar mandi ramah difabel. Berbagai fasilitas tersebut merupakan perwujudan komitmen FEB UGM sebagai kampus inklusif dan berkelanjutan.
FEB UGM menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan UTBK SNBT 2026 dari 14 titik ujian yang tersebar di lingkungan UGM yang diikuti oleh 15.789 peserta. Adapun lokasi yang digunakan sebagai ruangan UTBK di lingkungan FEB UGM adalah Gedung Pembelajaran FEB UGM, Gedung Magister Sains dan Doktor, Gedung Magister Manajemen Kampus Yogyakarta, dan Gedung Magister Ekonomika Pembangunan.
UTBK SNBT tahun 2026 di UGM berlangsung sejak tanggal 21–27 April 2026. Adapun pelaksanaan ujian terbagi dalam dua sesi dalam sehari, yakni sesi pagi dimulai dari pukul 06.45 – 10.30 WIB dan sesi siang dimulai dari pukul 12.30 WIB–16.15 WIB. Materi yang diujikan adalah Tes Potensi Skolastik, Penalaran Matematika, serta Literasi dalam Bahasa Indonesia dan Literasi dalam Bahasa Inggris.
Reportase: Kurnia Ekaptiningrum
Sustainable Development Goals
