Suasana perayaan Dies Natalis ke-71 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) pada Minggu (13/9/2026) semakin meriah dengan penampilan komunitas Angklung Manise Swara UGM. Alunan musik bambu yang dimainkan secara bersama-sama membawakan suasana hangat dan penuh kebersamaan dalam acara Family Fun Evening (FFE) di Plaza FEB UGM.
Dalam penampilannya, Manise Swara UGM membawakan sejumlah lagu dari berbagai generasi, yakni Bujangan oleh Koes Plus, Dara Manisku oleh Koes Plus, Pamer Bojo, Singkong dan Keju, Kapan-Kapan oleh Koes Plus, serta Selamat Ulang Tahun oleh Jamrud. Setiap lagu dibawakan dengan aransemen angklung yang membuat suasana perayaan semakin hidup dan mengundang antusiasme penonton.

Salah satu anggota Manise Swara UGM, Rita Didi Achjari, mengatakan bahwa penampilan kali ini melibatkan sekitar 35 anggota. Berbeda dari penampilan tahun sebelumnya hanya melibatkan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) saja, tahun ini komunitas tersebut memperluas dengan menggabungkan tenaga kependidikan (tendik) dan dosen.
“Kalau tahun lalu khusus ibu-ibu Dharma Wanita, kali ini kami dicampur dengan tendik dan ibu-ibu dosen,” ujar Rita.
Para anggota yang tampil dalam kesempatan tersebut yaitu Ami Masykur, Anna Budiono, Diah Retno, Dina Agus Sartono, Dyah Nuri Hardo, Ellin Rusdi, Erina Aviandi, Erlina Bayu, Erna Budi, Erna Gugup, Esti Prakoso, Ine Lincolin, Mardiyah Fadillah, Mimik Makhfatih, Ndari Hani Handoko, Nurul Indarti, Peny Insukindro, Pudji Bowo, Retno Bambang Riyanto, Regina Tandelilin, Rita Didi Achjari, Rositi Supriyono, Siti Isnaini Eko Suwardi, Vitra Amirullah, Wahyu Suyanto, Wulan Rijadh,, Ina Melati, Azzelia Alma Shafira, Yani Wakhid, Shofi Hawa Anjani, Intarini Swandari, Kurnia Ekaptiningrum, dann Umi Rokhayati.

Persiapan penampilan dilakukan selama kurang lebih satu setengah bulan. Bagi anggota Angklung Manise Swara UGM, latihan bukan hanya menjadi bagian dari persiapan pertunjukan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antar anggotanya.
Rita menuturkan bahwa kegiatan latihan angklung selalu dinantikan oleh para anggota. Meskipun para anggota telah rutin bertemu setiap bulan, suasana latihan angklung memberikan pengalaman kebersamaan yang berbeda.
“Latihan angklung itu selalu dinantikan oleh ibu-ibu anggota, karena waktu kita latihan angklung terasa seperti keluarga, sehingga lebih mempererat hubungan,” tutur Rita.

Keterlibatan lintas kelompok dalam penampilan tahun ini turut menunjukkan bahwa musik dapat menjadi ruang untuk membangun kebersamaan di lingkungan FEB UGM. Perbedaan latar belakang antara dosen, tenaga kependidikan, dan anggota Dharma Wanita berpadu dalam satu pertunjukan melalui harmoni nada yang dimainkan bersama.
Memasuki usia ke-71, Rita berharap FEB UGM dapat terus berkembang dan semakin berjaya. Ia juga berharap kebersamaan yang telah terbangun antaranggota Angklung Manise Swara UGM dan keluarga besar FEB UGM dapat terus terjaga.
“Semoga Fakultas Ekonomika dan Bisnis semakin tambah maju, semakin jaya dengan bertambahnya usia. Untuk Dharma Wanita sendiri, semoga semakin erat kekeluargaannya,” ungkap Rita.
Reportase: Dwi Zhafirah Meiliani
Editor: Kurnia Ekaptiningrum
Sustainable Development Goals



