Pemerintah daerah membutuhkan data yang terukur untuk menentukan arah kebijakan dan prioritas pengembangan transformasi digital. Tidak cukup hanya mengetahui capaian digitalisasi, pemerintah daerah juga perlu mengidentifikasi aspek tata kelola yang masih perlu diperkuat serta membandingkan perkembangannya dengan daerah lain.
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Research Group Information System and Digital Transformation (ISDT) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) meluncurkan Dashboard Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index (GM-DTGI) 2026. Platform ini menyediakan informasi dan analisis tata kelola transformasi digital dari 508 pemerintah daerah kabupaten/kota di Indonesia secara interaktif dan mudah dipahami.
Ketua Tim Peneliti GM-DTGI, Prof. Syaiful Ali, MIS., Ph.D., Ak., CA., menjelaskan bahwa dashboard dikembangkan untuk memperluas pemanfaatan hasil pengukuran GM-DTGI. Melalui platform ini, pemerintah daerah tidak hanya dapat melihat skor indeks, tetapi juga memperoleh gambaran lebih terperinci mengenai capaian, kekuatan, kelemahan, dan aspek tata kelola transformasi digital yang perlu ditingkatkan.
Dashboard GM-DTGI menyajikan dua indeks pengukuran pemerintahan digital, yakni Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index (GM-DTGI) dan Indeks Pemerintah Digital (PemDi). Keduanya menggunakan data dari 508 pemerintah kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
“Lebih dari sekadar potret kinerja, dashboard ini hadir sebagai panduan strategis bagi pemerintah daerah untuk merumuskan kebijakan, memperkuat ekosistem digital, dan memastikan setiap langkah pembangunan selaras,” jelasnya.
Platform ini dilengkapi enam modul analitik. Pertama, Ringkasan Eksekutif yang menyajikan skor komposit, tahapan kematangan digital dari Stage 1 hingga Stage 5, visualisasi tujuh pilar, serta tindakan prioritas yang memiliki dampak terbesar. Kedua, Analisis per Pilar untuk melihat skor dan bobot setiap pilar, kontribusinya terhadap skor komposit, serta selisih capaian dengan daerah pembanding dan daerah terbaik.
Ketiga, Rincian 50 Komponen yang menampilkan status pemenuhan setiap indikator beserta matriks pemenuhan berdasarkan tahapan. Keempat, Benchmarking untuk membandingkan posisi pemerintah daerah dengan kabupaten/kota lain, baik dalam lingkup provinsi maupun nasional, termasuk peringkat dan persentil. Kelima, Monitoring Trend untuk memantau perkembangan skor antarperiode, kecepatan peningkatan, serta tren pada setiap pilar. Keenam, Analisis Gap dan Prioritas untuk mengidentifikasi komponen yang paling berpengaruh terhadap skor komposit sebagai dasar penyusunan rencana aksi.
Melalui enam modul tersebut, pemerintah daerah dapat memetakan kekuatan dan kelemahan tata kelola transformasi digital secara terukur, menentukan prioritas program dan anggaran berdasarkan dampak, serta mempelajari praktik baik dari daerah lain.
“Melalui dashboard ini juga diharapkan dapat mendukung penguatan akuntabilitas dan transparansi kinerja transformasi digital kepada publik serta penyusunan kebijakan dan roadmap transformasi digital berbasis data,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Nezar Patria, menyambut baik peluncuran dashboard GM-DTGI oleh FEB UGM. Ia berharap dashboard tersebut dapat memperkaya pengetahuan mengenai transformasi digital pemerintah daerah sekaligus memudahkan pengukuran kapasitas daerah. Dengan demikian, hasil pengukuran GM-DTGI diharapkan dapat menjadi salah satu acuan dalam mempercepat proses pengambilan kebijakan.
Sebelumnya, Wakil Rektor UGM Bidang Perencanaan, Aset, dan Sistem Informasi, Arief Setiawan Budi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D., menyambut positif peluncuran dashboard GM-DTGI. Melalui dashboard tersebut, hasil pengukuran dan penelitian dapat diterjemahkan menjadi informasi yang membantu pemerintah daerah mengevaluasi capaian serta merumuskan langkah perbaikan transformasi digital.
Dashboard GM-DTGI dapat diakses melalui laman gov-dtgi.feb.ugm.ac.id. Pemerintah daerah dapat memperoleh akses melalui skema GM-DTGI Membership, mulai dari ringkasan skor hingga analisis strategis dan pendampingan penyusunan roadmap transformasi digital.
Reportase: Kurnia Ekaptiningrum
Sustainable Development Goals
