Bidang akuntansi dan audit mengalami perkembangan seiring dengan perubahan global yang begitu pesat. Partner PwC Indonesia, Jumadi Anggana, menyampaikan bahwa ada lima megatrends yang mengubah wajah dunia, termasuk di bidang akuntansi, dalam kuliah umum bertajuk “Mengupas Tuntas Profesi Auditor dan Praktik Audit Laporan Keuangan” yang diselenggarakan pada 4 November 2024.
Dalam kuliah umum yang diselenggarakan oleh Program Studi Magister Akuntansi (Maksi) FEB UGM, ia memaparkan lima megatrend tersebut: perubahan iklim, disrupsi teknologi, pergeseran demografi, dunia yang terpecah, dan ketidakstabilan sosial.
“Kita harus memahami apa yang terjadi di dunia ini agar bisa mengetahui dampaknya terhadap negara dan profesi akuntan sendiri,” tuturnya, Senin (4/11), di Maksi FEB UGM.
Dalam kesempatan itu, Jumadi turut menyampaikan mengenai sejarah perkembangan Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Ia menjelaskan bahwa ada beberapa pilar akuntansi, yaitu SAK Internasional, SAK Entitas Privat, dan SAK Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik.
Jumadi juga mengangkat isu keberlanjutan di perusahaan. Ia menyebutkan bahwa saat ini masih ada perusahaan yang belum memberikan jaminan atas data keberlanjutan mereka sehingga dapat memicu praktik greenwashing. Mengingat pentingnya akurasi data keberlanjutan, ia pun menekankan perlunya auditor untuk menjaga keamanan data dan mencegah kebocoran data.
Reportase: Orie Priscylla Mapeda Lumalan
Editor: Kurnia Ekaptiningrum
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)


