Informasi Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2026 yang memuat program, tema, dan kontribusi sivitas akademika dalam pemberdayaan masyarakat.
Related Posts
Alumni FEB UGM Dorong Pendidikan Berkelanjutan Melalui Program Beasiswa dari Mataram City
Berita Kamis, 4 Juni 2026
Kesuksesan alumni tidak hanya tercermin dari capaian profesional, tetapi juga dari kontribusi yang mereka berikan untuk membuka kesempatan bagi generasi berikutnya. Semangat itulah yang ditunjukkan oleh alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), Bogat Agus Riyono, melalui inisiatif beasiswa yang terintegrasi dengan pengembangan kawasan Mataram City di Yogyakarta.
Bogat merupakan alumni Jurusan Akuntansi FEB UGM angkatan 1983 yang kini menjabat sebagai Direktur Utama PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID).
Peran Kepemimpinan Inklusif dalam Meningkatkan Kebahagiaan Kerja
Berita Kamis, 4 Juni 2026
Di tengah dunia kerja yang semakin kompetitif dan penuh tekanan, organisasi tidak hanya dituntut untuk mencapai target kinerja yang tinggi, tetapi juga untuk memastikan kesejahteraan para pekerjanya.
Charity run MENEFEST 2026 telah sukses diselenggarakan dengan meriah yang diikuti oleh 450 pelari dari berbagai kalangan pada Sabtu, (23/05/2026). Charity run ini merupakan salah satu rangkaian acara Management Festival (MENEFEST) 2026 yang diselenggarakan oleh Ikatan Keluarga Mahasiswa Manajemen (IKAMMA) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM).
Mengusung tema “Endorphins: Steps We Take, Light We Create”, acara ini diharapkan dapat membawa semangat, inspirasi, serta harapan melalui olahraga dan aksi sosial yang dilakukan bersama-sama.
Ketua panitia MENEFEST 2026, Dhafa Novendra (Manajemen 2025), mengatakan bahwa charity run tahun ini menghadirkan 2 kategori, yakni 5K dan 10K.
Anggaran Pendidikan Naik, Kualitas Pembelajaran Dinilai Belum Optimal
Berita Selasa, 2 Juni 2026
Visi Indonesia Emas 2045 menempatkan peningkatan produktivitas tenaga kerja sebagai salah satu kunci utama untuk keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah (middle-income trap). Namun, di balik ambisi besar tersebut, sistem pendidikan Indonesia masih dihadapkan pada tantangan mendasar yang belum terselesaikan.
Pakar ekonomi pendidikan dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), Gumilang Aryo Sahadewo, S.E., M.A., Ph.D., menyebutkan bahwa Indonesia berhasil memperluas akses pendidikan dasar, tetapi krisis pembelajaran masih terus terjadi.