Rencana Strategis Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada 2023-2027 bertujuan untuk membimbing Fakultas dalam mencapai misi dan visinya dengan mengoptimalkan sumber daya melalui empat pilar strategis: kepemimpinan berorientasi layanan dan inovatif, transformasi proses bisnis berbasis teknologi, fokus pada sumber daya manusia, dan kolaborasi dengan mitra strategis selama lima tahun ke depan.
Related Posts
Mengapa THR Karyawan Swasta Kena Pajak? Ini Penjelasan Dosen FEB UGM
Berita Rabu, 18 Maret 2026
Kebijakan pemotongan pajak atas Tunjangan Hari Raya (THR) bagi karyawan swasta menimbulkan polemik di masyarakat, terutama menjelang lebaran. Dosen Departemen Akuntansi FEB UGM, Rijadh Djatu Winardi, Ph.D., menyampaikan bahwa pemotongan pajak atas THR merupakan konsekuensi yang wajar dari sistem pajak penghasilan yang berlaku di Indonesia.
“Dalam Undang-Undang Pajak Penghasilan, setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima oleh wajib pajak pada prinsipnya merupakan objek pajak.
Ekonom FEB UGM Soroti Dampak Mudik Bagi Perekonomian Nasional
Berita Selasa, 17 Maret 2026
Tradisi mudik lebaran selama ini dikenal sebagai salah satu momentum yang mampu menggerakan perekonomian nasional. Lonjakan mobilitas masyarakat diikuti peningkatan konsumsi pada berbagai sektor, mulai dari transportasi hingga perdagangan ritel.
Menjelang Implementasi PSPK 2027, AI Berpotensi Mendukung Pelaporan Emisi Karbon
Berita Selasa, 17 Maret 2026
Perubahan iklim dan pengurangan emisi karbon semakin menjadi perhatian global. Komitmen berbagai negara untuk menekan kenaikan suhu bumi turut mendorong perusahaan untuk lebih transparan dalam melaporkan dampak lingkungan dari aktivitas bisnis mereka.
Triple Entry Accounting, Alternatif Sistem Akuntansi Modern
Berita Selasa, 17 Maret 2026
Sistem akuntansi keuangan saat ini masih bertumpu pada sistem pembukuan berpasangan atau double entry bookkeeping (DEB) dan berpedoman pada aturan debit kredit. DEB telah menjadi sistem yang kuat dan digunakan selama lebih dari lima abad.
Namun seiring berjalannya waktu, muncul isu terkait kepercayaan dan transparansi terhadap sistem DEB.