Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) di bidang kompetisi pasar modal tingkat internasional. Tim Capex1 berhasil meraih juara 1 Equity Research dalam perlombaan UNNES Capital Market Competition (UCMC) International 2026 yang berlangsung pada 11-13 Agustus 2026 di FEB Universitas Negeri Semarang (UNNES).
Tim Capex1 terdiri atas tiga mahasiswa dari Prodi Akuntansi angkatan 2024, yakni Ibnu Zidan Alfarij, Satrio Dwi Arisetyo, dan Adrianus Marselinus Senayuda Dhityra. Mereka berhasil menjadi juara setelah bersaing dengan 33 tim lainnya dari berbagai perguruan tinggi seperti University of Santo Tomas, Filipina; Foreign Trade University, Vietnam, dan University of Malaya, Malaysia.
UCMC International 2026 merupakan kompetisi yang diselenggarakan oleh UNNES Stock Exchange Study Forum (UNSSAF). Mengangkat tema “The Illusion of Growth: Reassessing Equity Fundamentals and Resilience in Times of Global Change”, kompetisi ini mengajak peserta untuk melihat kembali fundamental perusahaan serta menilai keberlanjutan pertumbuhan bisnis di tengah perubahan kondisi ekonomi global.
Ibnu Zidan Alfarij menjelaskan ia dan tim memilih PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) sebagai objek analisis. Tidak hanya berfokus pada kinerja keuangan, riset juga mencakup aspek bisnis, makroekonomi, prospek industri, valuasi, dan penerapan prinsip Environment, Social, dan Governance (ESG). Setelah melakukan analisis, Tim Capex1 memberikan rekomendasi BUY terhadap saham PGEO dan menuangkannya dalam karya yang berjudul “PGEO: Unlocking Indonesia’s Geothermal Potential: Expanding PGEO Capacity, Financing Strategies, and ESG-Driven Growth”.

Kemenangan tim Capex1 dalam kompetisi ini diraih melalui rangkaian tahapan yang cukup panjang. Mereka memulai kompetisi dengan menyusun equity research paper dalam bahasa Inggris. Tim Capex1 berhasil lolos sebagai 15 tim terbaik dan berhak mengikuti babak final. Di babak final, terdapat dua sesi kompetisi yakni Market Intelligence dan Beauty Contest dengan melakukan presentasi hasil riset di hadapan panel juri yang berasal dari kalangan dan praktisi pasar modal.
Ibnu Zidan Alfarij menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan buah hasil dari berbagai proses panjang yang tidak luput dari tantangan tersendiri. Sebagai tim yang baru terbentuk, mereka harus membangun komunikasi, menyesuaikan cara kerja, dan menyatukan perspektif dalam waktu yang terbatas.
“Alhamdulillah, kami bersyukur dapat meraih Juara 1 dalam kompetisi ini. Proses persiapannya cukup menantang karena kami baru pertama kali mengikuti lomba sebagai satu tim. Beruntung, kami dapat membangun chemistry dengan cepat dan membagi tanggung jawab secara efektif,” ujar Ibnu.
Keberhasilan ini mencerminkan semangat mahasiswa FEB UGM untuk terus mengasah analytical thinking, research skills, collaboration, dan investment decision-making secara praktis di tengah dinamika ekonomi yang semakin kompleks. Prestasi ini juga memperkuat kiprah mahasiswa FEB UGM dalam membawa nama FEB UGM di tingkat global. Ke depan, capaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk mengeksplorasi potensi, mengikuti kompetensi, dan menghasilkan karya terbaiknya mulai dari tingkat nasional hingga internasional.
Reportase: Najwa Anggi Namira
Editor: Kurnia Ekaptiningrum
Sustainable Development Goals
