Darwin Tandjo mahasiswa Program Studi Manajemen 2022, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) yang tergabung dalam tim Wisma Consulting berhasil meraih Juara 1 pada ajang Global Business Environmental Case Competition (GBECC) 2025.
Kompetisi diselenggarakan oleh 180 Degrees Consulting Universitas Indonesia (180DC UI) pada 25 Oktober 2025 di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia (FIB UI). Darwin bersama dengan Polar Osaka (Teknik Biomedis, 2022), dan Darren Halim (Teknik Sipil, 2022) berhasil menyabet juara pertama setelah menyisihkan 59 tim dari berbagai universitas di Indonesia.
GBECC merupakan kompetisi studi kasus bisnis berskala nasional yang menantang para peserta untuk memformulasikan solusi strategis terhadap isu-isu lingkungan global dengan pendekatan bisnis yang berkelanjutan. Tahun ini, kasus yang diangkat berfokus pada strategi bagaimana Mekari dapat menjadi pemimpin industri digital Indonesia yang berperan aktif dalam membangun ekonomi hijau, baik sebagai enabler maupun aktor utama dalam ekosistem keberlanjutan. Peserta diminta merancang strategi komprehensif mencakup inovasi produk, model bisnis berkelanjutan, hingga inisiatif lingkungan yang terukur dan realistis.
Darwin menyampaikan dalam kompetisi ini setiap tim harus melalui beberapa tahap seleksi yang ketat, yaitu executive summary selection, proposal submission, hingga pitch deck presentation di hadapan dewan juri yang terdiri dari akademisi dan praktisi bisnis. Ia mengungkapkan satu tantangan terbesar yang dihadapi tim adalah penyesuaian antara pendekatan teknis dari anggota berlatar belakang teknik dengan perspektif bisnis yang lebih strategis. Namun, melalui kolaborasi yang intens dan komunikasi yang baik, ia dan tim berhasil mengubah ide-ide teknis menjadi strategi bisnis yang ekonomis, berkelanjutan, dan mudah dipahami oleh pemangku kepentingan.
“Kami berharap pengalaman ini dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk berani berkompetisi dan mengasah kemampuan analitis serta berpikir kritis dalam menyelesaikan permasalahan nyata,” ujar Darwin.
Reportase: Orie Priscylla Mapeda Lumalan
Editor: Kurnia Ekaptiningrum





