Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) terus meneguhkan komitmen untuk mewujudkan kampus yang inklusif dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui beragam inisiatif termasuk melalui penyediaan fasilitas yang mendukung aksesibilitas bagi seluruh sivitas akademika.
Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah penyediaan dua unit priority elevator bagi penyandang disabilitas dan sivitas akademika yang memiliki keterbatasan fisik atau kondisi kesehatan tertentu. Upaya ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan aksesibilitas di lingkungan gedung FEB UGM yang sebelumnya masih memiliki keterbatasan akses bagi penyandang disabilitas dan sivitas akademika dengan mobilitas terbatas, terutama untuk menjangkau lantai yang berbeda. Sebagai langkah untuk meningkatkan kemudahan akses, FEB UGM menyediakan dua unit priority elevator di gedung sayap utara Program Sarjana serta gedung Program Magister Sains dan Doktor FEB UGM.
“Keberadaan priority elevator ditujukan untuk memudahkan mobilitas sivitas akademika penyandang disabilitas maupun dengan keterbatasan mobilitas akibat kondisi fisik atau kesehatan tertentu ke ruang kelas, perpustakaan, dan berbagai fasilitas pembelajaran lainnya,” jelas Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan SDM FEB UGM, Suyanto, S.E., M.B.A.,Ph.D.
Suyanto menegaskan bahwa penyediaan fasilitas priority elevator tersebut merupakan bagian dari upaya FEB UGM untuk memastikan bahwa lingkungan pendidikan dapat diakses secara setara oleh seluruh sivitas akademika. Aksesibilitas tidak hanya berkaitan dengan kemudahan mobilitas, tetapi juga mendukung partisipasi dalam kegiatan akademik secara aman, nyaman, dan mandiri.
Suyanto menyampaikan langkah ini selaras dengan misi FEB UGM yaitu menumbuhkembangkan pemimpin masa depan yang unggul dalam ilmu ekonomi dan bisnis, dengan integritas serta kepedulian terhadap keberlanjutan. Keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui aspek lingkungan, tetapi juga melalui pembangunan lingkungan pendidikan yang inklusif, memperhatikan kebutuhan beragam pengguna, dan mengedepankan kesetaraan.
Melalui pengembangan fasilitas yang memperhatikan aksesibilitas, FEB UGM terus mendorong terciptanya lingkungan kampus yang mendukung keberlanjutan. Upaya ini sekaligus menegaskan bahwa pembangunan berkelanjutan perlu diwujudkan melalui infrastruktur yang tidak hanya memperhatikan aspek fisik dan lingkungan, tetapi juga kebutuhan serta kesejahteraan seluruh penggunanya.
Reportase: Kurnia Ekaptiningrum
Sustainable Development Goals
