Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan Bimbingan Teknis Penilaian untuk Penghapusan Barang Milik Universitas (BMU) pada Selasa-Kamis, 31 Maret – 2 April 2026. Hal ini dilakukan sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengelolaan aset sekaligus mendukung modernisasi fasilitas kampus.
Kegiatan ini diikuti oleh staf profesional FEB UGM yang menjadi wadah pembelajaran dalam mengintegrasikan pemahaman konseptual dan praktik dalam proses penilaian dan penghapusan aset.
Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia, Suyanto, S.E., M.B.A., Ph.D., menyampaikan bahwa dinamika yang terjadi di lingkungan fakultas menjadi tantangan tersendiri dengan adanya berbagai fasilitas dan perlengkapan yang sudah tidak optimal digunakan. Melalui bimbingan teknis ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dalam pengelolaan aset.
“Harapannya proses penghapusan barang dapat berjalan lebih cepat dan terstruktur, barang yang sudah tidak digunakan dapat segera ditindaklanjuti sehingga lingkungan kerja menjadi lebih rapi, bersih, dan optimal,” jelasnya.
Dalam rangka memperkuat pemahaman tersebut, peserta mengikuti berbagai sesi materi dan praktik yang disampaikan oleh para narasumber. Materi mengenai pengumpulan data dan penyusunan worksheet penilaian peralatan dan mesin disampaikan oleh Rio Jaka Tama yang menekankan pentingnya kualitas data dan dokumentasi dalam menghasilkan penilaian yang akurat.
Selanjutnya, peserta mendapatkan pembelajaran praktik penilaian dan penyusunan laporan penilaian mesin dan peralatan bersama Rosario Guntur Harimawan.
Pemahaman mengenai penyusunan laporan penilaian juga diperkuat melalui materi yang disampaikan oleh Nurisqi Amalia yang menjelaskan pentingnya laporan sebagai dokumen yang memuat analisis, metode, serta kesimpulan nilai sesuai standar penilaian yang berlaku. Peserta juga mendapatkan materi terkait penilaian kendaraan dari Agung Laksana, yang membahas berbagai faktor penentu nilai seperti kondisi fisik, tahun pembuatan, hingga kondisi pasar.
Selain itu, sesi reviu laporan penilaian oleh Sudarto memberikan perspektif kritis terhadap kualitas hasil penilaian yang telah disusun. Peserta kemudian melanjutkan pembelajaran melalui praktik pengumpulan data lapangan kendaraan bermotor bersama Fatima Putri Prativi, yang menekankan pentingnya observasi langsung dalam memperoleh data yang valid.
Pembelajaran juga mencakup penilaian aset meubeler yang disampaikan oleh Bagaskara dan Anisa Nurpita, mulai dari praktik penilaian hingga penyusunan laporan dalam rangka penghapusan aset. Sementara itu, Dra. Ike Yuli Andjani, M.Si., memandu peserta dalam praktik pengumpulan data lapangan meubeler, termasuk proses inspeksi dan penyusunan worksheet sebagai dasar penilaian. Melalui rangkaian materi dan praktik tersebut, peserta mendapatkan pemahaman menyeluruh mengenai proses penilaian aset, dimulai dari pengumpulan data hingga penyusunan laporan penilaian.
Reportase: Shofi Hawa Anjani
Editor: Kurnia Ekaptiningrum
Sustainable Development Goals
