Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) kembali memperkuat jejaring internasional melalui kerja sama program double degree dengan Guanghua School of Management, Peking University, Tiongkok. Pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027, empat mahasiswa FEB UGM akan menjadi angkatan pertama yang mengikuti program tersebut.
Keempat mahasiswa yang terpilih adalah Alexander Levin Djuaputra (Akuntansi IUP, 2024), Dominick Chai (Manajemen IUP, 2024), Rahel Anastasia Nainggolan (Manajemen IUP, 2024), dan Wilma Juliana Margaretha Aguw (Manajemen IUP, 2024). Mereka akan melaksanakan program double degree selama dua tahun mulai Agustus 2026 hingga Juni 2028.
Menariknya, seluruh mahasiswa yang tergabung dalam batch pertama ini memperoleh beasiswa penuh dari Guanghua School of Management, Peking University. Beasiswa tersebut mencakup biaya pendidikan (tuition fee), akomodasi, serta biaya hidup selama menempuh studi di Tiongkok.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FEB UGM, Bayu Sutikno,S.E., M.S.M., Ph.D., menyampaikan bahwa keberhasilan empat mahasiswa FEB UGM memperoleh beasiswa penuh untuk mengikuti program double degree di Peking University merupakan pencapaian yang membanggakan sekaligus menjadi bukti pengakuan internasional terhadap kualitas mahasiswa FEB UGM.
“FEB UGM menyambut baik dan bergembira atas prestasi empat mahasiswa S1 yang meraih beasiswa double degree ke Guanghua School of Management, Peking University China. Hal ini merupakan salah satu bukti pengakuan kualitas mahasiswa FEB UGM dan rekognisi internasional atas capaian mahasiswa,” jelasnya.
Menurutnya, program double degree tidak hanya memberikan nilai tambah dari sisi akademik, tetapi juga membekali mahasiswa dengan perspektif global yang semakin dibutuhkan dalam dunia kerja dan lingkungan bisnis yang semakin terhubung lintas negara.
“Kami berharap keempat mahasiswa enjoy dengan studinya di salah satu universitas terbaik di China. Selain menguasai materi pembelajaran tentunya mempelajari budaya dan menambah jejaring pertemanan untuk investasi networking di masa depan,” harapnya.
Salah satu penerima beasiswa, Alexander Levin Djuaputra mengaku bersyukur dan bangga menjadi penerima beasiswa angkatan pertama program double degree FEB UGM dengan Guanghua School of Management, Peking University.
“Pengalaman pembelajaran saya selama dua tahun di IUP FEB UGM telah mempersiapkan saya dalam proses seleksi beasiswa ini,” ujar Levin.
Melanjutkan studi di Peking University menjadi pencapaian istimewa bagi Levin. Sebab Peking University merupakan salah satu universitas terbaik dunia yang menempati peringkat ke-13 secara global sehingga ia bertekad memanfaatkan kesempatan tersebut semaksimal mungkin, baik untuk pengembangan akademik maupun pengalaman internasional.
“Saya bertekad untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan berharap pengalaman yang saya peroleh nantinya dapat bermanfaat bagi mahasiswa FEB UGM lain yang ingin menjadi penerima beasiswa Peking University pada masa mendatang,” tuturnya.
Levin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen dan sivitas akademika FEB UGM yang telah memberikan dukungan selama proses studinya. Ia berharap pencapaiannya dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani mengejar peluang belajar di tingkat global.
Program double degree ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen FEB UGM dalam menghadirkan pengalaman pembelajaran bertaraf internasional bagi mahasiswa. Melalui program tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh kesempatan belajar di salah satu sekolah bisnis terbaik di Asia, tetapi juga mendapatkan pengalaman lintas budaya dan memperluas jejaring global.
Keberangkatan empat mahasiswa tersebut menjadi tonggak awal pelaksanaan program double degree antara FEB UGM dan Guanghua School of Management, Peking University. Kehadiran batch pertama ini diharapkan dapat membuka jalan bagi semakin banyak mahasiswa FEB UGM untuk memperoleh pengalaman belajar global sekaligus memperkuat posisi FEB UGM sebagai fakultas bisnis berkelas dunia.
Reportase: Kurnia Ekaptiningrum
Sustainable Development Goals
