Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UGM mengadakan Workshop Series #5 dengan tema “Mastering Behavioral Research Qualitative Method: ZMET: Data Collection & Analysis”. Acara yang diselenggarakan pada Jumat, 22 November 2024 ini menghadirkan Rokhima Rostiani, S.E., M.Mgt., sebagai pembicara utama.
Workshop ini bertujuan untuk memperkenalkan dan memperdalam pemahaman peserta tentang metode penelitian kualitatif Zaltman Metaphor Elicitation Technique (ZMET) yang berfokus pada pengumpulan dan analisis data. Workshop ini tidak hanya memberikan pemahaman teoretis, tetapi juga pemahaman praktikal yang dapat diterapkan langsung oleh peserta.
Dosen Departemen Manajemen ini menjelaskan bahwa ZMET merupakan teknik penelitian kualitatif yang dirancang untuk mengeksplorasi pikiran bawah sadar (subconscious) individu melalui stimulus berupa gambar. Menurutnya, metode ini sangat efektif untuk menggali pemikiran atau emosi yang sulit diungkapkan dalam kata-kata.
“Picture speaks a thousand words,” tegasnya sembari menekankan bahwa gambar mampu menjadi metafora yang kuat untuk memahami makna yang mendalam dalam memori manusia.
Ia mengungkapkan bahwa ZMET cocok digunakan dalam penelitian fenomena baru yang saat ini belum memiliki gambaran yang jelas tentang isu yang sedang dikaji. Dengan teknik ini, peneliti dapat menggali hingga lapisan terdalam persepsi dan pengalaman partisipan.
ZMET dikenal sebagai metode kualitatif yang sangat terstruktur dengan delapan langkah utama. Delapan langkah itu adalah memilih gambar, mengelompokkan gambar, mengungkap konstruk, memilih gambar yang paling mewakili topik, memilih gambar yang bertentangan dengan topik, memberikan gambaran panca indra, mencari hubungan antargambar (opsional), dan mengidentifikasi keterkaitan antar elemen visual.
Lebih lanjut, Rokhima menjelaskan bahwa langkah awal dilakukan dengan melibatkan persiapan yang matang, seperti menentukan kata kunci, menyusun matriks partisipan, dan memastikan persetujuan responden. Data dikumpulkan melalui wawancara terbuka (open-ended questions), didukung oleh alat seperti video, audio, transkrip, dan catatan peneliti.
Meskipun tidak memerlukan perangkat lunak khusus, Rokhima mengatakan bahwa ZMET dapat menggunakan platform kolaboratif seperti Miro.com untuk memetakan data secara visual. Namun, penekanan tetap pada kemampuan peneliti untuk melakukan interpretasi yang mendalam secara manual.
“Dengan memahami langkah-langkah ZMET, peneliti dapat mengeksplorasi aspek-aspek yang sebelumnya sulit terungkap,” pungkasnya
Reportase: Orie Priscylla Mapeda Lumalan
Editor: Kurnia Ekaptiningrum
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)


