Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan kegiatan yang berdampak sosial bagi masyarakat, pemerintah, serta pelaku bisnis. Salah satunya diwujudkan dengan menyelenggarakan Pelatihan Digitalisasi Bisnis UMKM.
Salah satu topik yang diangkat dalam pelatihan yang diadakan pada Kamis, 21 November 2024, adalah mengenai teknik dan strategi dalam fotografi produk. Tema tersebut menjadi salah satu aspek penting dalam pemasaran produk secara digital.
Sesi pelatihan ini menghadirkan Dr. M. Fajar Apriyanto, S.Sn., M.Sn., dosen Fakultas Seni Media Rekam ISI Yogyakarta yang memaparkan materi bertemakan Fotografi Produk dalam rangkaian Pelatihan Digitalisasi Bisnis UMKM. Fajar memaparkan berbagai strategi dan teknik yang esensial dalam fotografi produk. Ia menyampaikan bahwa dalam pemotretan produk harus memiliki pemahaman mendalam tentang pencahayaan, karakteristik produk, sudut pengambilan foto, dan artistik.
“Fotografer harus mampu mengendalikan karakteristik cahaya sesuai kebutuhan produk. Misalnya, soft light cocok untuk menonjolkan kelembutan kulit atau produk dengan permukaan halus, medium light digunakan untuk menciptakan keseimbangan antara bayangan dan detail, serta hard light digunakan untuk menonjolkan tekstur produk seperti pori-pori tas kulit,” jelas Fajar.
Fajar menambahkan bahwa setiap produk memiliki karakteristik visual yang unik. Pemotretan harus mampu menonjolkan keunggulan produk tersebut. Pemilihan waktu pagi atau sore hari untuk memotret sangat ideal karena menghasilkan cahaya alami yang lembut. Selain itu, sudut pengambilan gambar atau angle menjadi faktor penting dalam membangun branding dan citra produk.
“Memahami sudut terbaik untuk produk akan menentukan bagaimana produk tersebut terlihat lebih menarik dan meyakinkan. Angle yang tepat dapat memperkuat komunikasi visual produk kepada audiens,” lanjut Fajar.
Fajar menyebutkan bahwa memahami elemen-elemen penting dalam fotografi produk pelaku usaha dapat meningkatkan kualitas visual produk. Selain itu, juga membangun branding yang kuat di pasar. “Fotografi produk bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga bagaimana proses kreatifnya dijalankan dengan penuh logika dan seni,” tutupnya.
Reporter: Shofi Hawa Anjani
Editor: Kurnia Ekaptiningrum
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)



