Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) tengah berduka. Salah satu putra terbaiknya, dosen Departemen Akuntansi Dr. Setiyono, M.B.A., Ak., C.A., meninggal dunia pada hari Jum’at, 8 November 2024, di usia 58 tahun di Madinah saat menjalani ibadah umrah.
Dr. Setiyono tutup usia, meninggalkan istri dan dua anak. Selanjutnya, almarhum dimakamkan di Madinah pada Sabtu, 9 November 2024.
Dekan FEB UGM, Dr. Didi Achjari, M.Com., Ak., CA., menyampaikan bahwa FEB UGM kehilangan sosok yang berdedikasi dan menginspirasi dunia pendidikan, khususnya di bidang akuntansi. Mewakili keluarga besar FEB UGM, ia menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya Dr. Setiono.
“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diterima amal kebaikannya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan serta kesabaran,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Dekan FEB UGM Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia, Suyanto, S.E., M.B.A., Ph.D., sekaligus kolega di Departemen Akuntansi, mengungkapkan bahwa ia mengenal sosok Dr. Setiyono pertama kali saat almarhum masih menjabat sebagai Ketua Penjaminan Mutu FEB UGM. Menurutnya, almarhum adalah sosok yang idealis, tegas, dan lugas sehingga dapat mengawal persiapan yang mengantar FEB UGM meraih reakreditasi AACSB pada tahun 2019.
“Beliau selalu mengingatkan agar bekerja keras, profesional, dan berkomitmen untuk mencapai prestasi terbaik,” jelasnya.
Dr. Setiyono lahir di Surakarta pada 9 Juni 1966. Sejak memulai perjalanan karirnya di FEB UGM pada tahun 1992, Setiyono telah banyak memberikan kontribusi dalam penelitian dan pengkajian akuntansi, khususnya perpajakan dan akuntansi keuangan.
Dr. Setiyono menyelesaikan studi program sarjana di UGM pada tahun 1990. Selanjutnya, ia berhasil meraih gelar Master of Business Administration dari Western Michigan University pada tahun 1994. Lalu lulus program doktor dari Temple University pada tahun 2007.
Selain berperan sebagai akademisi, Dr. Setiyono pernah menjabat sebagai Sekretaris Program Magister Manajemen FEB UGM Kampus Jakarta pada 2015 serta sebagai Direktur Keuangan dan Aset Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM pada periode 2011-2014. Atas dedikasinya dalam memajukan dunia pendidikan, ia menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya X dari Pemerintah Republik Indonesia pada 2024 serta Kesetiaan 25 Tahun dari Universitas Gadjah Mada pada 2017.
Kepergian Dr. Setiyono meninggalkan kenangan mendalam bagi keluarga besar FEB UGM. Dedikasinya dalam dunia pendidikan dan kontribusinya yang tak ternilai akan selalu menjadi inspirasi bagi para kolega, mahasiswa, dan seluruh sivitas akademika. Selamat jalan, Dr. Setiyono. Semoga semua kebaikan yang ditinggalkan akan terus dikenang dan menjadi warisan bagi generasi mendatang.
Reportase: Kurnia Ekaptiningrum