Jumat (10/2) Selasar Fakultas Ekonomika dan Bisnis  UGM ramai dipenuhi bazar mulai dari pakaian, pernak-pernik hingga angkringan. Pada hari tersebut rupanya sedang berlangsung acara reuni KAFEGAMA angkatan 1990. Menurut Sonia Paramartha, Ketua Panitia Reuni KAFEGAMA 1990, acara ini merupakan reuni pertama setelah 27 tahun mereka lulus dari kampus FEB (dahulu FE).  Maka, acara reuni tersebut diberi nama "Reuni Perak+2 tahun".

Kegiatan Reuni KAFEGAMA 1990 ini diawali dengan melakukan ziarah ke makam Sawit Sari pada Jumat pagi. Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi rumah dosen-dosen FEB UGM yang dulu pernah mengajar alumni 1990. “Kegiatan ini bertujuan sebagai ungkapan terima kasih dan menyambung tali kasih kepada dosen-dosen yang dahulu telah mengajar kita”, ungkap Sonia. Selanjutnya, selain acara bazar di Selasar FEB UGM yang diramaikan oleh Gendhis, Dagadu Jogja,  dan Angkringan Kobar, pada saat yang bersamaan juga terdapat donor darah dan cek kesehatan yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

Acara reuni KAFEGAMA 1990 berlanjut keesokan harinya pada Sabtu, 11 Februari 2017. Di hari kedua acara Reuni KAFEGAMA 1990 ini diawali dengan "Sharing Session KAFEGAMA 1990: No Pain No Gain". Kegiatan ini ditujukan untuk mahasiswa FEB UGM yang dibagi ke dalam tiga kelas sesuai departemen masing-masing, yaitu Ilmu Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi. Pada masing-masing kelas dihadirkan alumni-alumni yang ahli dibidangnya untuk membagikan tips-tips kesuksesan dalam menghadapi dunia kerja. Acara dilanjutkan dengan makan siang bersama dosen yang kemudian dilanjutkan dengan syukuran di The Cangkringan Kaliurang pada sore harinya.

Sonia menuturkan bahwa dengan adanya reuni ini  diharapkan dapat memperluas link antar alumni FE UGM angkatan 1990, menjaga tali silaturahmi, dan saling membantu jika terdapat kesusahan.

Sumber: Nindya/FEB
Foto: Rayhan/FEB