Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) menggelar kegiatan buka puasa bersama sebagai momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat ukhuwah di bulan suci Ramadan. Kegiatan diikuti oleh perwakilan dosen, perwakilan mahasiswa, serta staf profesional dari 14 program studi di lingkungan FEB UGM.
Dalam kegiatan yang berlangsung pada Jum’at, 27 Februari 2026 di Alumni Corner FEB ini menghadirkan Dr. Suhadi Cholil, M.A., staf pengajar di Program Doktor Perekonomian Islam dan Industri Halal (PIIH) UGM.
Dekan FEB UGM, Prof. Dr. Didi Achjari, S.E., M.Com., Akt., menyampaikan bahwa kegiatan buka bersama menjadi sarana untuk menjalin silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan diantara sivitas akademika FEB UGM. Buka bersama keluarga besar FEB UGM ini juga akan kembali dilaksanakan pada 6 dan 13 Maret 2026.
Sementara Dr. Suhadi Cholil, M.A., dalam tausiyahnya mengangkat tema ajaran Islam tentang pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari praktik ekonomi hijau.
Ia menekankan bahwa ajaran Islam sejak masa Muhammad telah mengandung nilai-nilai pro-lingkungan. Salah satu hadist menyebutkan bahwa bumi diibaratkan sebagai ibu.
“Jika bumi adalah ibu kita, maka bersikap kepada bumi seharusnya seperti kita bersikap kepada orang tua. Jika kita merusak bumi, sama dengan kita merusak ibu kita sendiri,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian alam seperti menanam pohon, menjaga kelestarian hewan, serta tidak meremehkan keberadaan makhluk hidup lain. Dalam kehidupan modern, menurutnya, manusia kerap menempatkan hewan dan alam bukan sebagai hal penting, padahal keduanya merupakan bagian dari ekosistem yang harus dijaga.
Ia juga menyoroti ajaran Islam tentang pengelolaan sumber daya secara bijak, termasuk tidak boros air bahkan saat berwudu. Meski saat ini sudah terdapat teknologi pengelolaan air dan sumber daya namun akhlak dalam penggunaannya menjadi fondasi utama.
Reportase: Kurnia Ekaptiningrum
Sustainable Development Goals
