Di tengah kompleksitas sektor keuangan yang terus berkembang, temuan riset kerap menjadi peta jalan bagi para pengambil kebijakan. Guna mendorong lahirnya riset-riset yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan rekomendasi berbasis bukti untuk mendukung pengambilan kebijakan di sektor keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berkolaborasi dengan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) melakukan sosialisasi program LPS Call for Research 2026 pada Jumat (22/5/2026) di Ruang Multimedia FEB UGM.
Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni FEB UGM, Gumilang Aryo Sahadewo, S.E., M.A., Ph.D., menegaskan pentingnya kolaborasi antara LPS dan sivitas akademika UGM dalam mendorong evidence based policy making di bidang keuangan.
“Kami berharap kemampuan riset yang sudah diasah di FEB UGM bisa berkontribusi nyata, tidak hanya untuk skripsi, tesis, dan disertasi, tetapi juga untuk menghasilkan rekomendasi yang berharga bagi para pemangku kebijakan,” ujarnya.
Nata Buana, S.E., M.IntEcon&Fin, tim Research LPS menjelaskan peran strategis LPS sebagai salah satu dari empat pilar Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bersama Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Peran LPS memang ada di ujung, tapi tidak kalah penting. Kita menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan dan ini adalah industri yang berdasarkan kepercayaan,” jelas Nata Buana.
Masih terbatasnya riset yang berfokus pada isu penjaminan simpanan, stabilitas sistem keuangan, dan perlindungan nasabah itulah yang ingin dijawab LPS melalui program tahunannya. Kini, LPS Call for Research 2026 mengusung tema “Optimalisasi Peran Sektor Keuangan dalam Mendukung Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Nasional dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”.
Beberapa subtopik yang ditawarkan antara lain program penjaminan simpanan, penjaminan polis asuransi, resolusi bank, restrukturisasi perbankan, stabilitas sistem keuangan, peningkatan inklusi dan literasi keuangan masyarakat, hingga perbankan dan asuransi berbasis prinsip syariah.
Kompetisi ini dibuka dalam tiga kategori, yakni umum, mahasiswa S3, serta mahasiswa D4, S1, dan S2 yang dapat diikuti secara individu maupun tim. Berbeda dari lomba riset biasa, LPS Call for Research menempatkan dampak kebijakan sebagai salah satu bobot utama penilaian.
Adapun tahapan kompetisi dimulai dari batas pengumpulan karya pada 25 September 2026, dilanjutkan evaluasi research paper pada 28 September hingga 2 Oktober 2026, klarifikasi research paper pada 20 Oktober 2026, dan puncaknya LPS Research Fair yang akan diselenggarakan pada 11-12 November 2026 di Jakarta. Informasi lebih lanjut terkait kegiatan ini dapat diakses melalui https://cfr.lps.go.id.
Melalui kegiatan ini, LPS dan FEB UGM berharap semakin banyak akademisi dan mahasiswa yang tergerak untuk mengisi kekosongan riset di bidang sistem penjaminan simpanan dan keuangan. Bukan sekadar untuk kepentingan akademik, tetapi juga untuk melahirkan rekomendasi kebijakan yang relevan dan berdampak bagi stabilitas pertumbuhan ekonomi nasional.
Reportase: Dwi Zhafirah Meiliani
Editor: Kurnia Ekaptiningrum
Sustainable Development Goals
