Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) kembali melantik 34 wisudawan akuntan profesional pada Pelantikan Profesi Akuntan ke-24 Program Studi Profesi Akuntan (PPAk) pada Jumat (29/6) di Auditorium Gedung Pusat Pembelajaran FEB UGM. Pada periode ini, sebanyak 27 wisudawan resmi memperoleh kompetensi Chartered Accountant (CA) dan 7 wisudawan memperoleh kompetensi Certified Public Accountant (CPA).
Sejumlah wisudawan berhasil meraih predikat khusus atas capaian akademik maupun pencapaian selama masa studi. Sebanyak 2 wisudawan lulus dengan predikat pujian (cum laude): Janice Ekasanti Santoso dengan IPK 3,82 dan masa studi 1 tahun 9 hari, serta Batari Putri Andika dengan IPK 3,77 dan masa studi 1 tahun 7 bulan 26 hari.
Predikat wisudawan dengan masa studi tercepat diraih oleh dua wisudawan, yaitu Janice Ekasanti Santosa dan Ni Putu Lia Victoria dengan masa studi 1 tahun 9 hari. Terakhir, wisudawan dengan predikat peraih Indeks Prestasi Kumulatif terbaik diraih oleh Muhammad Raihan Alwany dengan capaian IPK 3,84 dan masa studi 3 tahun 1 bulan 22 hari, Janice Ekasanti Santosa dengan capaian IPK 3,82 dan masa studi 1 tahun 9 hari, Aditya Wisnu Candra Nugraha dengan capaian IPK 3,82 dan masa studi 4 tahun 2 bulan 23 hari, dan Batari Putri Andika dengan capaian IPK 3,77 dan masa studi 1 tahun 7 bulan 26 hari.
Dekan FEB UGM, Prof. Dr. Didi Achjari, S.E., M.Com., Ak., CA., menyampaikan harapan agar lulusan profesi akuntan tetap memiliki komitmen terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Dalam menjalankan tugas profesional, hendaknya saudara mendahulukan kesadaran dan tanggung jawab berhadapan dengan kesejahteraan masyarakat Indonesia, utamanya mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia,” ujarnya.
Ketua Program Studi Profesi Akuntan, Arizona Mustikarini, S.E., M.Bus.(Acc)., Ph.D., Ak., CA., CACP., QRGP., mengatakan bahwa gelar yang kini disandang di belakang nama wisudawan bukan sekadar simbol pencapaian akademis, tetapi juga amanah besar di dunia profesional. Ia pun berpesan agar wisudawan selalu menjaga nama baik almamater di mana pun berada serta memegang teguh nilai-nilai integritas, objektivitas, dan etika profesi.
“Jadilah agen perubahan yang adaptif dan inovatif, serta menjadi pemimpin masa depan yang mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, serta pembangunan berkelanjutan bagi kemajuan bangsa dan kemanusiaan,” tambah Arizona.
Mewakili para wisudawan, Ruth Octaviani P. Wermasubun mengingatkan bahwa setiap lulusan memiliki perjuangan yang berbeda-beda. Menurutnya, pengalaman tersebut mengajarkan bahwa keberhasilan selalu membutuhkan pengorbanan.
“Tidak ada kesuksesan tanpa harga yang harus dibayar. Mimpi hanya sekadar mimpi tanpa usaha. Jangan pernah bermimpi untuk mendapat hasil yang besar tanpa pengorbanan yang besar, dan berbanggalah karena perjuangan ini ditempuh di kampus yang tepat, PPAk FEB UGM,” jelasnya.
Dengan bertambahnya 34 lulusan baru, secara kumulatif Program Studi Profesi Akuntan FEB UGM telah meluluskan 2.634 akuntan profesional yang kini berkarya di berbagai sektor, mulai dari industri, pemerintahan, kantor akuntan publik, hingga dunia akademik di tingkat nasional maupun internasional.
Reportase: Shofi Hawa Anjani
Editor: Kurnia Ekaptiningrum
Sustainable Development Goals
