Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) menyelenggarakan acara pelepasan bagi 175 wisudawan Program Sarjana Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 pada Rabu malam (19/08/2026) di Plaza FEB UGM. Acara ini menandai berakhirnya masa studi para wisudawan sekaligus menjadi momentum awal bagi mereka untuk berkontribusi di dunia profesional maupun studi lanjut.
Pada periode ini, FEB UGM melepas 175 wisudawan yang terdiri dari 50 wisudawan Program Studi Akuntansi, 52 wisudawan Program Studi Ilmu Ekonomi, dan 73 wisudawan Program Studi Manajemen.
Sejumlah wisudawan menorehkan prestasi yang membanggakan. Predikat wisudawan terbaik Program Studi Akuntansi diraih oleh Hanggi Ridha Bagas Nirbita dengan IPK 3,88. Predikat wisudawan terbaik Program Studi Ilmu Ekonomi diraih oleh Aushaaf Rafif Keane Pribadi dengan IPK 3,95. Sementara itu, predikat wisudawan terbaik Program Studi Manajemen diraih oleh Gustav Susanto dengan IPK 3,93.
Predikat wisudawan tercepat diraih oleh Aulia Rahmasari dari Program Studi Akuntansi dengan masa studi 3 tahun 7 bulan 12 hari. Adapun predikat wisudawan termuda diraih oleh Vierra Kusuma Indriana dari Program Studi Akuntansi pada usia 20 tahun 4 bulan 13 hari.
Dekan FEB UGM, Prof. Dr. Didi Achjari, M.Com., Ak., CA., menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan capaian para wisudawan. Ia berpesan agar wisudawan senantiasa menjaga nama baik almamater di mana pun mereka berkarya, serta menampilkan karakter UGM yang inklusif, rendah hati, dan menjunjung tinggi nilai keteladanan.
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain,” tuturnya.
Didi menambahkan bahwa kesuksesan tidak boleh diukur hanya dari gelar, jabatan, atau materi, melainkan dari besarnya manfaat yang mampu diberikan bagi masyarakat dan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Didi juga menyampaikan bahwa keberlanjutan pendidikan di FEB UGM turut didukung oleh berbagai pihak. Pada periode ini, tercatat 29 mahasiswa penerima Beasiswa KIP-K dan Afirmasi Dikti Genap 2026, serta 4 mahasiswa penerima Beasiswa KAFEGAMA 89.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur dan mitra atas komitmen dalam mendukung anak-anak bangsa meraih cita-citanya,” imbuhnya.
Momentum pelepasan ini tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa studi, tetapi juga awal dari perjalanan baru. Dalam sambutan perwakilan wisudawan, Aushaaf Rafif Keane Pribadi menyampaikan perjalanan sebagai mahasiswa FEB tidak hanya soal apa yang dipelajari di dalam kelas, tetapi juga tentang orang-orang yang ditemui dan kebersamaan yang membentuk diri mereka hingga saat ini.
“Yang kita bawa pulang dari FEB bukan hanya gelar, tapi juga ilmu, pertemanan, pengalaman, dan cerita yang akan terus menyambungkan kita ke mana pun kita melangkah,” ujarnya.
Ia turut menyampaikan rasa terima kasih kepada orang tua, dosen, dan tenaga pendidik yang menurutnya turut membentuk cara berpikir dan cara pandang para wisudawan selama masa studi.
“Kami berpisah dari FEB sebagai mahasiswa, tetapi semoga kami tidak pernah lepas dari nilai dan pelajaran yang telah diberikan tempat ini kepada kami,” ucapnya.
Selain itu, sejumlah wisudawan turut mencatatkan prestasi internasional selama masa studi. Fernanda Muhammad Totti (Manajemen) tercatat meraih total 66 prestasi, di antaranya Juara I Student Symposium Essay Competition ASEAN School of Business Network 2024. Darwin Tandjo (Manajemen) meraih total 30 prestasi, termasuk Juara I Global Business Environment Case Competition 2025. Gustav Susanto, Nikita Dinda Azizah, dan Risang Mar’atun Sholihah (Manajemen) meraih Juara I Global Business School Network Social Logistics Challenge 2024. Ranessa Nurfadillah (Akuntansi) meraih Juara II 4th South East Asia Sales Competition (SEASAC) 2023, sementara Airyn Nabiel Karaputri (Ilmu Ekonomi) meraih Juara III ICAEW Mainland China & Southeast Asia Business Challenge 2024. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa FEB UGM mampu bersaing dan menunjukkan kualitasnya hingga ke panggung internasional.
Reportase: Dwi Zhafirah Meiliani
Editor: Kurnia Ekaptiningrum








