Dekan FEB UGM, Prof. Didi Achjari, mengucapkan selamat datang dan menyampaikan rasa bangga saat menyambut 568 mahasiswa baru Program Sarjana tahun 2023, yang terdiri dari 423 mahasiswa reguler dan 145 mahasiswa kelas internasional (IUP). “Selamat bergabung di FEB UGM, sekolah bisnis pertama di Indonesia yang terakreditasi secara internasional oleh AACSB sejak tahun 2014. Anda telah terpilih dari 19.893 lebih pendaftar sehingga anda adalah 2% putra-putri terbaik Indonesia”, ujar Prof. Didi Ketika membuka rangkaian SIMFONI (Sosialisasi dan Inisiasi Mahasiswa Baru) di Plaza FEB UGM, hari Rabu pagi 2 Agustus 2023.
Prof. Didi menyampaikan bahwa FEB UGM sangat berkomitmen untuk menempa pemimpin masa depan yang berwawasan keberlanjutan (sustainability) bagi calon mahasiswa dari seluruh Indonesia. Prof. Didi juga menegaskan kesungguhan FEB UGM untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak bangsa yang memenuhi persyaratan untuk menikmati pendidikan berkualitas global, namun tetap berakar kuat pada lokalitas. Universitas Gadjah Mada, yang merupakan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH), memiliki otonomi untuk mewujudkan jati diri sebagai universitas nasional melalui inklusivitas dalam penerimaan mahasiswa. Hal ini tercermin, antara lain, dari sebaran mahasiswa baru yang berasal dari 29 provinsi di Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Keragaman ini juga tercermin dari variasi asal sekolah di suatu provinsi yang tidak hanya didominasi dari ibukota provinsi seperti Jayapura, Merauke, Kendari, Mataram, Samarinda, Pontianak, dll., namun juga dari berbagai kota kabupaten, antara lain yang di luar Jawa adalah Kabupaten Belu, Manggarai, Lombok Timur, Bengkalis, Bungo, Pelalawan, Mamasa, Pinrang, Tanah Datar, Toba Samosir, Kepulauan Talaud, Rokan Hilir, Aceh Tenggara, Pringsewu, Tanah Laut, Tanah Bumbu, Kutai Timur dan Sambas.
Dalam salah satu sesi bincang dengan mahasiswa baru Beltzasar Kaleb Salamuk asal Papua, ia menyatakan kegembiraan dan rasa syukur karena telah diterima di FEB UGM. Begitu juga mahasiswi Angelica Lambert asal Sulawesi Utara yang menyampaikan, “Kuliah di FEB UGM adalah sesuatu yang saya impikan dan melampaui harapan saya.” Di FEB UGM, mahasiswa baru akan mulai menempuh kehidupan akademik, baik melalui pembelajaran di kelas maupun pengembangan soft skills melalui program STAR (Soft Skills Training and Recharging).
Seusai mengangkat replika jangkar sebagai simbol dimulainya berlayarnya bahtera kegiatan pengenalan kampus SIMFONI 2023, Prof. Didi menyampaikan bahwa inklusivitas FEB UGM tercermin dari beragamnya latar belakang sosial ekonomi mahasiswa baru. Data mahasiswa baru Program Sarjana reguler menunjukkan bahwa sekitar 60% mahasiswa menerima berbagai beasiswa uang kuliah tunggal (UKT). Bahkan, 1 dari 5 mahasiswa baru tidak perlu membayar UKT alias gratis. Salah satu penerima Beasiswa KIP-Kuliah berasal dari Program Studi Akuntansi pada tahun 2023. Elvina mengucapkan, “Bersyukur sekali karena dapat diterima melalui jalur SNBT dan KIP Kuliah di tengah kondisi keluarga seperti ini. Sangat membantu sekali karena nantinya KIP-Kuliah ini dapat meringankan beban Ibu saya yang merupakan single parent sehingga tidak perlu membiayai perkuliahan. Terima kasih sekali, FEB UGM”.
Tentunya, ini adalah wujud komitmen FEB sebagai bagian dari kampus kerakyatan UGM untuk memberikan pendidikan berkualitas unggul yang terjangkau bagi mahasiswa yang memenuhi syarat, dengan berbagai latar belakang sosial ekonomi. Komitmen tersebut dapat terwujud melalui semangat gotong royong dalam pembiayaan pendidikan tinggi. FEB UGM mengapresiasi dan berterima kasih kepada sekitar 40% orang tua mahasiswa baru yang mampu secara ekonomi membiayai putra-putrinya sepenuhnya tanpa beasiswa UKT. Dengan demikian, mereka telah turut berpartisipasi dalam gotong royong pembiayaan pendidikan tinggi berkualitas unggul bagi putra-putrinya dan anak-anak bangsa lainnya di FEB UGM.
Reportase: Humas
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)
#febugm #ugmyogyakarta #pendidikaninklusif #kampusberprestasi
#sdg4 #qualityeducation
