Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) kembali menyelenggarakan Gadjah Mada Business Case Competition (GAMA BCC). Di tahun ketiga penyelenggaraan kompetisi ini, kompetisi diikuti oleh ratusan tim mahasiswa tingkat sarjana dan magister dari berbagai universitas, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Penyelenggaraan kompetisi ini merupakan wujud nyata dari misi FEB UGM dalam mempersiapkan pemimpin Indonesia yang kompeten di era digital. Kegiatan yang didukung oleh Keluarga Alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM (KAFEGAMA) dan PT. Pupuk Kaltim ini bertujuan untuk memberikan wadah pembelajaran dan mentoring dari para pemimpin terbaik di bidang bisnis, sekaligus menjadi forum berbagi wawasan serta sarana kompetisi yang dapat menumbuhkan jiwa kepemimpinan di kalangan mahasiswa Indonesia.
Mengusung tema “Indonesia Food Sustainability”, kompetisi tahun ketiga ini menantang mahasiswa S1 dan S2 untuk menawarkan solusi bisnis inovatif guna menjawab tantangan keberlanjutan pangan di Indonesia. Kompetisi terdiri dari dua tahap, yaitu babak preliminary dan babak final yang diselenggarakan dengan format hybrid.
Terdapat lebih dari 200 tim mahasiswa dari jenjang S1 dan S2 dari berbagai universitas di dunia yang mendaftar dalam kompetisi ini. Beberapa di antaranya berasal dari National University of Singapore, Monash University Malaysia, Universiti Kebangsaan Malaysia, University of Warwick, University of North Carolina at Chapel Hill, University of the Philippines, Walailak University, Osnabrück University, UI, ITB, UGM, UII, UNY, Universitas Hasanuddin, Binus, Universitas Sriwijaya, dan lainnya.
Dekan FEB UGM, Prof. Dr. Didi Achjari, M.Com., Ak.,C.A., saat opening ceremony PKT-GAMA BCC yang berlangsung secara daring pada 11 November 2024 menyampaikan bahwa FEB UGM menyelenggarakan kompetisi ini dengan tema Food Sustainability yang selaras dengan prioritas nasional dan global, yakni ketahanan pangan berkelanjutan. Kompetisi ini menjadi bukti komitmen FEB UGM untuk membina pemimpin masa depan dan membekali mereka dengan keterampilan yang diperlukan bagi Generasi Emas Indonesia 2045. “Melalui kompetisi ini, kami bertujuan memanfaatkan kreativitas dan pemikiran kritis mahasiswa untuk mengusulkan solusi praktis dan berdampak yang dapat mendorong sistem pangan berkelanjutan,” jelasnya.
Sejak diselenggarakan pada tahun 2022, acara ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif. Selain itu, kompetisi ini dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa bagi peran masa depan dengan berfokus pada kompetensi-kompetensi penting, salah satunya mendorong ide-ide orisinal yang dapat memberikan dampak nyata. “Kami bangga menyambut seluruh peserta dari tingkat nasional dan internasional dalam PKT-GAMA BCC tahun ini. Bersama-sama, mari kita berkontribusi untuk membangun masa depan yang berkelanjutan bagi Indonesia dan dunia,” ucapnya.
Ketua KAFEGAMA, Dr. Friderica Widyasari Dewi, S.E., M.B.A., mengatakan kompetisi PKT-GAMA BCC yang mengusung tema Food Sustainability sangat relevan dengan kondisi Indonesia sebagai salah satu negara agraris terbesar di dunia yang memiliki banyak potensi dan berperan aktif dalam mewujudkan ketahanan pangan baik di tingkat lokal maupun global.
“KAFEGAMA sangat mendukung penyelenggaraan kompetisi ini yang sejalan dengan implementasi program strategis KAFEGAMA serta nilai migunani (memberikan manfaat),” jelasnya.
Friderica mengatakan bahwa ketahanan pangan dan keberlanjutan adalah fondasi bagi ketahanan negara dalam menghadapi tantangan global, mulai dari perubahan iklim, keamanan pangan, hingga kenaikan permintaan pangan akibat pertumbuhan penduduk, sehingga menjadikan persoalan keberlanjutan pangan sebagai isu krusial bagi seluruh masyarakat dunia. Indonesia, sebagai negara dengan megabiodiversitas, menjadi aset besar dalam pengelolaan ketersediaan pangan. Kendati begitu, potensi tersebut dapat dioptimalkan jika ekosistem yang dibangun inklusif dan ramah lingkungan, lebih dari sekadar sistem pangan yang produktif. Lewat kompetisi PKT-GAMA BCC ini, diharapkan generasi muda, termasuk mahasiswa, dapat berperan dalam menghadirkan solusi atas persoalan ketahanan pangan.
Direktur Keuangan dan Umum PT Pupuk Kaltim, Qomaruzzaman, menyebutkan bahwa Pupuk Kaltim memiliki komitmen kuat untuk mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam setiap aktivitas bisnisnya guna meningkatkan efisiensi produksi dan praktik berwawasan lingkungan, dengan memanfaatkan teknologi terbaru untuk mendukung teknologi hijau. Selain itu, Pupuk Kaltim secara aktif terlibat dalam pengembangan solusi inovatif melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan seperti FEB UGM. Kerja sama ini tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas berinovasi, tetapi juga untuk mengembangkan komitmen dalam memajukan praktik berkelanjutan di industri. Melalui kompetisi bisnis PKT-GAMA BCC 2024, mahasiswa dan pemikir inovatif mendapatkan kesempatan unik untuk menggali kreativitas serta mengembangkan solusi yang berdampak.
“Kompetisi ini tidak hanya untuk menemukan solusi instan, tetapi juga untuk menciptakan ide yang berdampak jangka panjang bagi pembangunan berkelanjutan. Kami mengundang semua partisipan untuk membagikan ide-ide terbaiknya, terutama untuk mengatasi perubahan iklim dan mempromosikan teknologi baru yang mendukung sirkular ekonomi dan dekarbonisasi, guna menciptakan dunia yang lebih baik di masa depan,” paparnya.
Ia menyebutkan kerja sama Pupuk Kaltim dengan FEB UGM melalui kompetisi gama bcc ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk mempromosikan inovasi berkelanjutan . Kami percaya kolaborasi antara industri dan dunia pendidikan krusial untuk menciptakan solusi yang lebih baik bagi masa depan. Ugm adalah salah satu universitas terkemuka di dunia dengan pendidikan dan riset berkualitas.
Reportase: Kurnia Ekaptiningrum
Lihat video acara pembukaan PKT-GAMABCC 2024 di https://www.youtube.com/live/AZkMiNe3Re4
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)





