Kebijakan insentif kerap dipandang sebagai instrumen efektif untuk mendorong peningkatan kinerja layanan publik termasuk di sektor kesehatan. Melalui skema insentif berbasis kinerja,, pemerintah berharap fasilitas kesehatan tingkat pertama mampu meningkatkan kualitas layanan, memperluas akses, serta mengurangi beban rumah sakit rujukan.
Dosen Departemen Ilmu Ekonomi FEB UGM, Novat Pugo Sambodo, Ph.D., mengulas implementasi kebijakan tersebut dalam program Research Series 2.0 yang bertajuk Evaluasi Dampak Kebijakan KBK pada Performa Puskesmas di Indonesia.