• Tentang UGM
  • SIMASTER
  • SINTESIS
  • Informasi Publik
  • SDGs
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Ekonomika dan Bisnis
  •  Tentang Kami
    • Sekilas Pandang
    • Sejarah Pendirian
    • Misi dan Visi
    • Nilai-Nilai
    • Pimpinan Fakultas
    • Pimpinan Senat
    • Pimpinan Departemen
    • Pimpinan Program Studi
    • Pimpinan Unit
    • Dewan Penasihat Fakultas
    • Laporan Tahunan
    • Fasilitas Kampus
    • Identitas Visual
    • Ruang Berita
    • Dies Natalis ke-70
  • Program Akademik
    • Program Sarjana
    • Program Magister
    • Program Doktor
    • Program Profesi
    • Program Akademik Singkat
    • Program Profesional & Sertifikasi
    • Program Sarjana Internasional (IUP)
    • International Doctorate in Business (IDB)
    • Kalender Akademik
    • Ruang dan Kegiatan
  • Fakultas & Riset
    • Keanggotaan Fakultas
    • Akreditasi Fakultas
    • Jaringan Internasional
    • Dosen
    • Profesor Tamu dan Rekan Peneliti
    • Staf Profesional
    • Publikasi
    • Jurnal Yang Diterbitkan
    • Kertas Kerja
    • Bidang Kajian
    • Unit Pendukung
    • Kemitraan Konferensi Internasional
    • Call for Papers
    • Pengabdian Kepada Masyarakat
    • Perpustakaan
  • Pendaftaran
  • Home
  • Berita

Kisah Johar Penerima Beasiswa KIP-K Lulus Cumlaude di FEB UGM, Jadi Sarjana Pertama di Keluarga

  • Berita
  • 28 Agustus 2024, 17.23
  • Oleh : Admin
Johar Ma'mun

Bisa kuliah di perguruan tinggi tentu menjadi impian setiap orang. Begitu juga dengan Johar Ma’mun (22) seorang anak petani asal sebuah dusun kecil di Desa Penggalang, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Dia tidak pernah menyangka bisa diterima kuliah di UGM Program Studi (prodi) Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM). Bahkan kini dia berhasil lulus dengan Indek Prestasi Kumulatif (IPK) 3,75 dengan predikat cumlaude.

Sarjana Pertama di Keluarga

Johar merupakan anak bungsu dari empat bersaudara yang terlahir dari pasangan Muhlasin (64) dan Saminah (64). Sang ayah merupakan petani yang bahkan tidak lulus dari bangku Sekolah Dasar (SD). Namun siapa sangka dari keluarga ini bisa lahir sarjana pertama yang membanggakan keluarga besarnya.

Johar bercerita keinginan untuk berkuliah sangatlah besar. Namun, melihat kondisi keluarga dengan keterbatasan ekonomi dia tidak secara terang-terangan menunjukkan niatnya itu. Terlebih tidak ada sejarah dalam keluarga besarnya yang mengecap pendidikan tinggi. Bapak dan ibunya bahkan putus sekolah saat kelas tiga sekolah dasar karena terkendala biaya. Sementara kakak pertama dan kedua Johar baru berhasil menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah menengah pertama (SMP). Lalu kakak ketiganya berhasil menamatkan pendidikan hingga bangku SMK atau setara SMA.

“Selepas SMP benarnya Bapak ingin saya melanjutkan pendidikan ke pondok pesantren karena keluarga semua ke pesantren. Namun ibu mendukung saya melanjutkan ke SMA karena melihat nilai-nilai saya saat SMP bagus, selalu juara kelas. Begitupun para guru di sekolah yang mendorong saya untuk melanjutkan ke SMA,” paparnya.

Dari momen itulah Johar semakin menguatkan keyakinan untuk menggapai impian meraih pendidikan di perguruan tinggi. Johar pun melanjutkan pendidikan menengah atas di SMA N 1 Cilacap. Saat di bangku SMA pun Johar berhasil menorehkan prestasi. Selain menempati posisi juara kelas, dia juga kerap mengikuti berbagai kompetisi, salah satunya Olimpiade Ekonomi.

Rencana Tuhan adalah Terbaik

Selepas lulus SMA, Johar pun menyampaikan keinginan untuk kuliah secara terang-terangan kepada orang tuanya. Mafhum dengan kondisi keluarga, Johar meyakinkan orang tuanya ia akan mencari beasiswa kuliah.
“Awalnya orang tua ragu, tetapi saya sampaikan ke orang tua jika ada beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) yang diberikan oleh pemerintah bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Saya meyakinkan mereka bahwa akan memanfaatkan peluang tersebut,” tuturnya.

Akhirnya Johar mendaftar kuliah melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2020 dan berhasil diterima di Universitas Diponegoro. Kala itu sebenarnya keinginan masuk UGM sangat kuat, tetapi dia tidak memilihnya karena melihat ketatnya persaingan masuk universitas ternama Indonesia ini. Meski telah diterima masuk perguruan tinggi lewat jalur SBMPTN, hari kecil Johar masih sangat berharap untuk bisa kuliah di UGM. Lalu, dia kembali memanfaatkan peluang terakhir masuk UGM melalui jalur Ujian Mandiri (UM) UGM dengan pilihan prodi Akuntansi FEB UGM.

“Begitu tahu diterima, saya sangat senang. Ternyata ketakutan saya tidak bisa masuk UGM terpatahkan. Orang tua pun langsung menangis dan sujud syukur mengetahui saya diterima di UGM,” ungkapnya.

Meski bahagia dapat masuk universitas impian, Johar dan keluarga besarnya masih menyimpan kecemasan akan biaya kuliah. Ada ketakutan jika nantinya Johar tidak lolos mendapatkan beasiswa KIP-K. Nyatanya, kekhawatiran itu kembali terpatahkan karena Johar dinyatakan lolos menjadi salah satu penerima beasiswa KIP-K.

Beasiswa itu membantu kehidupan Johar selama menjalani studi di FEB UGM. Tidak ada lagi alasan keterbatasan ekonomi menjadi hambatan baginya melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Mahasiswa Angkatan Corona

Tahun 2020 merupakan tahun yang membahagiakan bagi Johar. Namun di tahun tersebut menjadi tahun terburuk bagi hampir sebagian besar masyarakat dunia karena pandemi Covid-19. Diterima kuliah di saat pandemi menjadikan Johar harus menjalani kuliah dengan sistem daring. Di awal-awal kuliah ia sempat tidak percaya diri karena laptop yang dimilikinya belum bisa mendukungnya menjalani kuliah secara daring.
“Kebetulan awal kuliah itu online, sementara laptop saya belum mendukung untuk itu. Kan, harus banyak download aplikasi untuk kuliah online, laptop sering ngelag ditambah sinyal tidak maksimal karena saya kan tinggalnya di desa,” kenangnya.

Bukan Johar jika langsung menyerah saat menghadapi ujian dari tuhan. Berbagai ujian yang ada justru kian menguatkan tekad Johar untuk kian giat berusaha. Saat sudah menjalani kuliah secara luring, dia pun memanfaatkan kesempatan itu sebaik mungkin. Tak hanya aktif di perkuliahan, lelaki berkacamata ini juga aktif mengikuti beragam kompetisi. Dia pun berhasil menorehkan sederet prestasi, beberapa diantaranya 1st Runner up of Auditphoria 4.0 Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN (2023), 1st Winner of Accounting Excellence Olympiad Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN (2023), 1st Runner up of Pekan Ilmiah Akuntansi (PIA) Universitas Jenderal Soedirman (2023), 1st Runner up of Indonesia Sharia Financial Olympiad Otoritas Jasa Keuangan (2023), dan 1st Winner of LCC SEMARCOOPFEST Universitas Sebelas Maret (2021). Johar juga sempat melakukan magang di beberapa perusahaan atau institusi di tanah air untuk mengasah kemampuannya sebelum terjun dalam dunia pekerjaan yang sesungguhnya.

Bukti Keterbatasan Bukan Hambatan

Berbagai usaha keras yang dilakukan Johar membuahkan hasil manis. Tak hanya lulus dengan predikat cumlaude, dia berhasil mendapatkan pekerjaan di perusahaan Big 4 kantor akuntan publik yakni Ernst and Young.

Kisah Johar ini telah membuktikan pada dunia bahwa keterbatasan bukanlah menjadi penghalang bagi seseorang untuk meraih pendidikan setinggi-tingginya. Melalui ketekunan, usaha keras, serta doa, Johar yang merupakan seorang anak petani dari sebuah desa kecil berhasil menunjukkan bahwa tidak ada yang tidak mungkin dicapai di dunia.

“Kita tidak bisa memilih lahir dari keluarga seperti apa. Jangan pernah menyerah, selagi masih ada kemampuan disertai kerja keras akan banyak kesempatan dan kemungkinan yang bisa didapatkan. Nikmati setiap perjalanan karena dari setiap perjalanan bisa menempa kita menjadi sosok yang lebih baik kuat,” pungkasnya.

Reportase: Kurnia Ekaptiningrum 

Sustainable Development Goals

SDG 1 SDG 4 SDG 8 SDG 10 

Views: 647
Tags: SDG 1: Tanpa Kemiskinan SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan SDG 4: Pendidikan Berkualitas SDG 8: Pekerjaan Layak Dan Pertumbuhan Ekonomi

Related Posts

FEB Perkuat Dampak Bagi Masyarakat Melalui RDSI

FEB UGM Kembali Gelar Seminar Nasional dan Pemeringkatan Kinerja Transformasi Digital Pemda

Berita Jumat, 29 Agustus 2025

Upaya percepatan transformasi digital di tingkat pemerintah daerah kabupaten/kota masih dihadapkan pada berbagai tantangan. Meski regulasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) telah berlaku sejak 2018, implementasinya belum optimal akibat kesenjangan infrastruktur TIK, ketidaksinkronan kebijakan pusat dan daerah, minimnya pemanfaatan big data, dan literasi digital masyarakat yang belum merata.

Menjawab tantangan tersebut, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) melalui Pusat Kajian Sistem Informasi (PKSI) kembali menggelar Seminar Nasional dan Penyerahan Penghargaan Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index (GM-DTGI) untuk Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Tahun 2025.

Gadjah Mada Business Case Club

FEB UGM Luncurkan GMBCC, Case Club Mahasiswa Pertama di Indonesia

Berita Jumat, 29 Agustus 2025

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) melalui Career and Student Development Unit (CSDU) resmi meluncurkan Gadjah Mada Business Case Club (GMBCC).

Pelepasan Wiudawan Program Sarjana

FEB UGM Lepas 207 Wisudawan Program Sarjana Periode IV 2024/2025

Wisuda Jumat, 29 Agustus 2025

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) resmi melepas 207 wisudawan Program Sarjana (S1) Periode IV Tahun Akademik 2024/2025 pada Rabu (27/8) bertempat di Plaza FEB UGM.

Mahfud Sholihin

FEB UGM Luncurkan Buku Akuntansi Manajemen 

Berita Kamis, 28 Agustus 2025

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) menggelar acara peluncuran buku berjudul Akuntansi Manajemen: Teori dan Riset yang ditulis oleh Prof. Mahfud Sholihin, Ph.D., Ak., CA., CPA (Aust).

Berita Terkini

  • FEB UGM Kembali Gelar Seminar Nasional dan Pemeringkatan Kinerja Transformasi Digital Pemda
    29 Agustus, 2025
  • FEB UGM Luncurkan GMBCC, Case Club Mahasiswa Pertama di Indonesia
    29 Agustus, 2025
  • FEB UGM Lepas 207 Wisudawan Program Sarjana Periode IV 2024/2025
    29 Agustus, 2025
  • FEB UGM Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Dies Jelang Dies Natalis ke-70
    28 Agustus, 2025
  • FEB UGM Luncurkan Buku Akuntansi Manajemen 
    28 Agustus, 2025

Artikel Terkait

  • FEB UGM Kembali Gelar Seminar Nasional dan Pemeringkatan Kinerja Transformasi Digital Pemda
    29 Agustus, 2025
  • FEB UGM Luncurkan GMBCC, Case Club Mahasiswa Pertama di Indonesia
    29 Agustus, 2025
  • FEB UGM Lepas 207 Wisudawan Program Sarjana Periode IV 2024/2025
    29 Agustus, 2025
  • FEB UGM Luncurkan Buku Akuntansi Manajemen 
    28 Agustus, 2025
  • Cerita Siswa Teluk Bintuni Belajar Akuntansi di FEB UGM
    28 Agustus, 2025
Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada
Fakultas Ekonomika dan Bisnis

Jln. Sosio Humaniora No.1, Bulaksumur, Yogyakarta, Indonesia 55281

Peta & Arah
Informasi Kontak Selengkapnya

Direktori Fakultas

  • Informasi Publik
  • Manajemen Ruang
  • Manajemen Aset
  • Manajemen Makam

Mahasiswa

  • Komunitas Mahasiswa
  • Layanan Mahasiswa
  • Asrama Mahasiswa
  • Pengembangan Karir
  • Paparan Internasional
  • Beasiswa
  • Magang

Alumni

  • Komunitas Alumni
  • Layanan Alumni
  • Pelacakan Studi
  • Pekerjaan & Magang
  • Beasiswa

Social Media

© 2025 Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM

Kebijakan PrivasiPeta Situs

💬 Butuh bantuan?
1
FEB UGM Official WhatsApp
Halo 👋
Bisakah kami membantu Anda?
Buka percakapan
[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju