Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) berkomitmen kuat untuk meningkatkan kualitas layanan informasi publik. Hal tersebut sejalan dengan upaya UGM dalam mendorong transparansi dan keterbukaan informasi.
Berbagai inovasi telah dikembangkan oleh FEB UGM untuk mendukung kemudahan akses serta layanan informasi yang efektif dan transparan bagi seluruh sivitas akademika FEB. Salah satu inovasi layanan tersebut adalah digitalisasi layanan untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi.
FEB UGM telah mengembangkan platform daring, yaitu Sistem Informasi Terpadu Ekonomika dan Bisnis (SINTESIS) untuk mempermudah akses informasi, meningkatkan transparansi, dan mendorong partisipasi publik. Platform ini juga merupakan wujud pengembangan ekosistem data yang terintegrasi. Ada 34 sistem informasi layanan yang terintegrasi dalam SINTESIS, antara lain terkait bidang akademik, kemahasiswaan, SDM, kerja sama, hingga aset.
Tak hanya itu, FEB UGM juga mengembangkan pelayanan terpadu satu pintu berupa information center. Di Information Center ini terdapat petugas layanan dari lintas unit kerja FEB UGM. Adanya information center ini menjadikan layanan dapat dijalankan lebih efektif bagi masyarakat. Berikutnya, integrasi layanan secara daring dengan laman PPID UGM, Alumni UGM, dan sistem informasi lainnya di luar FEB UGM, serta penyediaan layanan yang ramah bagi penyandang disabilitas.
Sebagai upaya menilai implementasi keterbukaan informasi publik di lingkungan UGM, PPID UGM melakukan monitoring and evaluation (monev) internal pada Selasa, 1 Oktober 2024 ke sejumlah PPID Pelaksana di lingkungan UGM, termasuk PPID Pelaksana FEB UGM.
Monev internal dipimpin oleh Sekretaris Universitas sekaligus PPID Utama UGM, Dr. Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu, S.H., LL.M. Kunjungan diterima langsung oleh Wakil Dekan FEB UGM Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Alumni, Gumilang Aryo Sahadewo, S.E., M.A., Ph.D., di ruang PPID Pelaksana FEB UGM.
PPID Utama UGM, Dr. Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu, S.H., LL.M., menyampaikan bahwa pelaksanaan monev internal ke PPID Pelaksana dilakukan sebagai bagian dari proses peningkatan kualitas layanan informasi di UGM secara menyeluruh. Selain itu, monev internal dilakukan sebagai upaya untuk memastikan layanan informasi publik di UGM, termasuk FEB, telah menjalankan fungsinya dengan baik serta mematuhi standar yang ditetapkan oleh Komisi Informasi Pusat (KIP) RI. Selain itu, monev internal dilakukan sebagai upaya mendukung pelaksanaan e-monev keterbukaan informasi publik oleh KIP RI.
“Kami mohon dukungan PPID Pelaksana, termasuk FEB UGM, untuk dapat menunjukkan apa yang telah dilakukan atau diimplementasikan guna mendukung keterbukaan informasi publik,” ucapnya.
Andi mengatakan bahwa sebelumnya UGM meraih predikat Badan Publik Informatif dari Komisi Informasi Pusat RI dalam lima tahun terakhir. Pada tahun 2023, UGM berhasil masuk dalam dua besar Badan Publik Terbaik Nasional dalam kategori Perguruan Tinggi Negeri.
Sementara itu, Wakil Dekan FEB UGM Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Gumilang Aryo Sahadewo, S.E., M.A., Ph.D., menyampaikan kesiapan FEB UGM untuk mendukung peningkatan layanan keterbukaan informasi publik di lingkungan UGM. FEB UGM berkomitmen kuat untuk menyediakan layanan informasi yang akuntabel dan berkualitas, serta mendukung tercapainya transparansi informasi yang lebih baik di lingkungan akademik.
“FEB UGM berkomitmen penuh untuk meningkatkan kualitas layanan informasi yang transparan, akuntabel, dan efektif bagi publik,” tegasnya.
Melalui kegiatan monev internal ini, ia berharap FEB UGM dapat semakin meningkatkan kualitas layanan dalam penyediaan informasi bagi publik. Dengan begitu, FEB UGM dapat berkontribusi secara optimal dalam mendukung visi UGM untuk menjadi penyedia informasi publik yang kredibel dan inovatif.
Reportase: Kurnia Ekaptiningrum
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)


