Investasi teknologi dan pengembangan tenaga kerja menjadi kunci keberhasilan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam menghadapi tantangan industri transportasi yang semakin kompleks.
Hal tersebut diungkapkan oleh Managing Director of Human Capital & General Affairs PT KAI, Rosma Handayani, dalam Executive Series bertema “Building Sustainable Human Resources: Transformation, Innovation, and Leadership at PT KAI”. Acara ini diselenggarakan oleh Program Master of Business Administration (MBA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) pada 22 November 2024.
Rosma dalam kesempatan itu mengungkapkan tantangan besar yang dihadapi PT. KAI. Tantangan tersebut adalah digitalisasi transportasi, persaingan yang semakin ketat, dan perubahan ekspektasi pelanggan, terutama dari generasi milenial dan Gen Z. Untuk menjawab tantangan tersebut, PT KAI memanfaatkan data untuk memahami kebutuhan pelanggan, yang mayoritas merupakan generasi milenial dan Gen Z. Langkah tersebut diiringi dengan pengembangan keterampilan digital, mobilitas hijau, dan kolaborasi lintas sektor yang menjadi fokus utama dalam membangun industri perkeretaapian yang aman dan berkelanjutan.
Rosma juga menjelaskan bahwa investasi di bidang teknologi dan peningkatan keterampilan tenaga kerja menjadi kunci keberhasilan KAI dalam menghadapi masa depan. Pihaknya terus mengupayakan proses bisnis digital dan otomatisasi untuk menurunkan biaya operasional sekaligus meningkatkan efisiensi serta layanan kepada pelanggan.
“Dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, PT KAI berkomitmen menjadi pemimpin yang efektif dan berorientasi pada data,” ucap alumnus MM FEB UGM.
Sementara itu, Ketua Program Studi Magister Manajemen FEB UGM Kampus Yogyakarta, Prof. Amin Wibowo, S.E., M.B.A., Ph.D., sebelumnya dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Executive Series diselenggarakan untuk memberikan tambahan wawasan bagi mahasiswa terkait kepemimpinan di PT. KAI. Melalui Executive Series ini juga diharapkan dapat membantu mahasiswa menjadi sosok pemimpin yang baik, memberikan dampak positif, serta menjadi teladan dalam menciptakan transformasi yang berkelanjutan.
Reportase: Bangga
Editor: Kurnia Ekaptiningrum
Dokumentasi: Aldanu
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)





