Gas rumah kaca (GRK) seperti karbon dioksida, metana, dan nitrogen oksida telah lama menjadi isu global yang berkaitan erat dengan keberlanjutan.
Reuni perak Keluarga Alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (KAFEGAMA) angkatan 2000 menjadi momen penuh makna, bukan hanya untuk bernostalgia, tetapi juga berbagi melalui pemberian bantuan beasiswa bagi mahasiswa FEB UGM.
Bisnis tidak melulu soal laba. Di tengah ketidakmerataan akses pendidikan, kesehatan, hingga peluang kerja, wirausaha sosial hadir sebagai jalan baru untuk mengubah tantangan sosial menjadi solusi berkelanjutan.
Istilah pariwisata berkelanjutan (responsibility tourism) dan pariwisata hijau (green tourism) sering digunakan dalam dunia bisnis, khususnya dalam industri pariwisata.
Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) membagikan 586 kotak bekal makan atau lunch box bagi mahasiswa baru program sarjana FEB UGM angkatan 2025.
Suara denting logam menggema di sebuah workshop kerajinan perak di Kotagede, Yogyakarta.
Pakar Kewirausahaan dan Ekonomi Sirkular dari Nanyang Technological University Singapura, Prof. Lerwen Liu mendorong generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam mendukung keberlanjutan khususnya ekonomi sirkular.
Krisis iklim global telah mendorong perubahan besar dalam berbagai bidang, termasuk akuntansi.
Inovasi lokal yang berangkat dari kepedulian pada lingkungan dan masyarakat ternyata mampu menciptakan dampak global.
Tim Simfoni yang beranggotakan mahasiswa Program Sarjana Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM berhasil meraih juara 1 Competition of National Accounting Economic through Innovation (CONCERN) di ajang Accounting Inteligence Fair 2025.
Tim yang terdiri dari Keyra Audrey Annabelle Christian (Akuntansi 2023), Orie Priscylla Mapeda Lumalan (Akuntansi 2023), dan Anne Grace Pardosi (Akuntansi 2023) sukses menyisihkan 34 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Bisakah kami membantu Anda?