Bidang Kajian Pengentasan Kemiskinan dan Ketimpangan/EQUITAS (Equitable Transformation for Alleviating Poverty and Inequality) bekerja sama dengan Aliansi Ekonom Indonesia (AEI) menggelar diskusi publik bertajuk Tujuh Desakan Darurat Ekonomi pada Jum’at (19/9/2025) di FEB UGM.
Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) merayakan 70 tahun kiprahnya sejak berdiri pada 19 September 1955.
Ada yang berbeda di suasana Minggu pagi (14/9/2025) di Plaza FEB UGM.
Di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), mahasiswa tidak hanya dapat belajar dan mengikuti organisasi kemahasiswaan formal lho, tetapi juga bisa menyalurkan kreativitas mereka melalui komunitas seni.
Bisnis tidak melulu soal laba. Di tengah ketidakmerataan akses pendidikan, kesehatan, hingga peluang kerja, wirausaha sosial hadir sebagai jalan baru untuk mengubah tantangan sosial menjadi solusi berkelanjutan.
Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) menyerahkan bantuan sosial ke 10 panti asuhan yang berada di wilayah Kota Yogyakarta, Sleman, dan Bantul, Sabtu (30/8/2025).
Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) menggelar donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis “DOREMI” atau Donor Darah Ekonomi bagi seluruh civitas akademika dan staf profesional, Kamis 28 Agustus 2025 di Selasar FEB UGM.
Wakil Dekan FEB UGM Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FEB UGM, Bayu Sutikno, S.E., M.S.M., Ph.D., menyampaikan kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis merupakan bentuk kepedulian FEB terhadap kesehatan warga kampus dan masyarakat luas.
Bagi 17 siswa SMKN 1 Bintuni, Papua Barat, kesempatan belajar di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) menjadi pengalaman yang sangat berharga dan meninggalkan kesan mendalam.
Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) menyelenggarakan program pembekalan persiapan purna tugas bagi 24 staf profesional yang akan memasuki masa purna tugas pada periode 2025 hingga 2027.
Kompleksitas relasi sosial di lingkungan akademik seringkali menimbulkan tantangan. Dalam upaya mewujudkan relasi sosial yang sehat, UGM menyusun buku panduan dalam membangun interaksi yang profesional, etis, dan bertanggungjawab berjudul Relasi Sehat.
Buku ini disusun secara kolaboratif oleh 12 dosen lintas fakultas dengan latar bidang keilmuan yang berbeda yang memiliki perhatian lebih pada isu-isu perempuan, inklusivitas, kesetaraan, dan etika.
Bisakah kami membantu Anda?