Sebanyak 2.530 peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (UTBK SNBT) 2026 di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM).
Wakil Dekan FEB UGM Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Bayu Sutikno, S.E., M.S.M., Ph.D., menyampaikan bahwa FEB UGM kembali menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan UTBK SNBT 2026 di lingkungan UGM.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sudah melampaui sekadar pencarian di mesin pencarian seperti Google dan membantu pekerjaan manusia.
Benarkah bias kognitif yang bernilai negatif selalu memberikan pengaruh negatif? Apakah ini juga berlaku dalam pengambilan keputusan, termasuk keputusan keuangan?
Hasil penelitian yang dilakukan Dr. Dormauli Justina, S.E., M.Si., dari Program Doktor Ilmu Manajemen FEB UGM menunjukkan bahwa keputusan untuk berinvestasi di pasar modal tidak semata ditentukan oleh rasionalitas, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor psikologis.
Praktik money laundering atau Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) menjadi salah satu tantangan besar dalam mengungkap dan memberantas kasus korupsi di Indonesia.
Tidak semua ide brilian lahir dari kecerdasan semata. Dalam banyak kasus, inovasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kekuatan modal psikologis dan dukungan modal sosial.
Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan Bimbingan Teknis Penilaian untuk Penghapusan Barang Milik Universitas (BMU) pada Selasa-Kamis, 31 Maret – 2 April 2026.
Fenomena karyawan dengan kinerja yang sangat baik tiba-tiba mengundurkan diri kerap menjadi tanda tanya di banyak organisasi.
Pengembangan bullion bank di Indonesia yang melibatkan Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia mulai menunjukkan tren positif.
Dua Dosen Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), Dr. Muhammad Ryan Sanjaya dan Amanda Wijayanti, M.S., turut berkontribusi dalam riset internasional yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah bergengsi “Proceedings of the National Academy of Sciences” pada 20 Maret 2026.
Penelitian berjudul “The Private Solution Trap in Collective Action Problems Across 34 Nations” ini mengungkap fenomena private solution trap, yakni kecenderungan individu memilih solusi mandiri dibandingkan kerja sama kolektif dalam menghadapi berbagai permasalahan global.
Bisakah kami membantu Anda?