Menghadapi tantangan perubahan iklim dan degradasi sumber daya alam, bioekonomi muncul sebagai salah satu strategi untuk mencapai pembangunan berkelanjutan serta menciptakan solusi integratif guna mengatasi krisis lingkungan. Menyadari pentingnya bioekonomi dalam pembangunan berkelanjutan, Program Master of Sustainability Development Management (MASUDEM), Program Studi Magister Manajemen (MM), Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), Universitas Gadjah Mada (UGM), menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Bioeconomy in Sustainable Development”.
Pelatihan ini berlangsung pada 16-20 September 2024 dan bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada akademisi FEB UGM tentang bagaimana bioekonomi dapat berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan degradasi sumber daya alam.
Hadir sebagai pemateri dalam pelatihan ini adalah Ing. Pawan Kumar Mishra, Ph.D., dari Universitas Mendel, Cekoslovakia. Dalam paparannya, Pawan Kumar Mishra, Ph.D., menjelaskan bahwa definisi bioekonomi dapat bervariasi tergantung pada konteks, tujuan, serta institusi yang mendefinisikannya. Variasi definisi tersebut menunjukkan bahwa bioekonomi merupakan konsep yang fleksibel dan multidimensi. Definisinya dapat disesuaikan dengan prioritas dan tantangan yang dihadapi. Namun demikian, inti bioekonomi tetap berkaitan dengan penggunaan sumber daya hayati untuk memenuhi kebutuhan manusia, dengan tetap memperhatikan keseimbangan ekologi dan keberlanjutan.
Salah satu topik utama yang dibahas adalah integrasi bioekonomi dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya untuk mencapai tujuan nomor 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Bioekonomi dianggap sebagai salah satu strategi penting dalam mencapai pembangunan berkelanjutan karena mendorong penggunaan sumber daya terbarukan, mengurangi dampak lingkungan, serta menciptakan peluang ekonomi baru yang inklusif dan ramah lingkungan. Pawan Kumar Mishra yakin bahwa bioekonomi berperan penting dalam menciptakan ekonomi yang hijau dan inklusif.
Selain mendengarkan paparan dari pemateri, para peserta juga diajak untuk berpartisipasi dalam diskusi interaktif mengenai penerapan bioekonomi di Indonesia dan berbagai negara. Dukungan dari berbagai pihak sangat penting bagi keberhasilan penerapan bioekonomi dalam pembangunan berkelanjutan. Para peserta merasa bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru tentang peran bioekonomi dalam pembangunan berkelanjutan. Selain itu, mereka juga sepakat bahwa koordinasi lintas sektor sangat penting untuk memastikan keberhasilan bioekonomi dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Sumber: Program Masudem FEB UGM
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)




